2-Iminothiolane Hydrochloride adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai reaksi kimia organik. Bahan ini memiliki struktur heterosiklik yang memungkinkan reaktivitas tinggi terutama dalam reaksi substitusi dan pembentukan ikatan baru. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa dengan sifat biologis tertentu, seperti senyawa yang memiliki aktivitas antioksidan atau antibakteri.
Karena struktur kimianya yang kompleks dan reaktivitasnya yang tinggi, 2-Iminothiolane Hydrochloride menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik dan farmakologi. Senyawa ini memiliki kemampuan untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsi lain, sehingga memungkinkan pembentukan senyawa kompleks yang memiliki aplikasi luas. Ketersediaannya dalam bentuk padat dan kemudahan dalam penggunaan membuatnya menjadi bahan yang sangat diminati di berbagai laboratorium.
Di Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian ilmu kimia, farmasi, dan bioteknologi. Banyak institusi pendidikan dan penelitian menggunakan bahan ini untuk eksperimen yang berkaitan dengan sintesis senyawa aktif dan pengembangan obat baru. Karena kepentingannya dalam bidang ilmu pengetahuan, bahan ini menjadi bagian penting dari peralatan laboratorium di berbagai institusi di Indonesia.
- Sintesis senyawa antioksidan untuk penelitian kesehatan masyarakat
- Pembuatan senyawa penghambat enzim dalam studi farmakologi
- Pengembangan bahan aktif biokimia untuk aplikasi medis
- Reaksi kimia organik dalam penelitian struktur molekuler
- Uji aktivitas biologis senyawa baru dalam laboratorium farmasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 4781-83-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 100mg |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya langsung dan kelembapan. Penyimpanan di tempat dingin dan kering sangat dianjurkan untuk menjaga kualitas dan stabilitas senyawa. Saat mengambil atau memanfaatkan bahan ini, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah risiko kecelakaan atau kontaminasi.
- Kuzuhara (2005). Protein structural changes in keratin fibers induced by chemical modification using 2‐iminothiolane hydrochloride: A Raman spectroscopic investigation. Biopolymers doi:10.1002/bip.20329
- Kuzuhara (2023). Effect of the direct introduction of disulfide groups with 2-iminothiolane hydrochloride on wrinkle recovery of natural protein fibers. Textile Research Journal doi:10.1177/00405175221150800
- Kuzuhara dkk. (2000). Effect on Wrinkle Recovery of Processing Wool with 2-Iminothiolane Hydrochloride.. Sen'i Gakkaishi doi:10.2115/fiber.56.354
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
