Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 52430-81-6

4-Isopropylcyclohexylamine (cis- and trans- mixture) TCI I0853

4-Isopropylcyclohexylamine (cis- and trans- mixture) TCI I0853

Identitas Kimia

No. CAS
52430-81-6
PubChem
CID 421053·SID 160871354
Rumus molekul
C9H19N
Berat molekul
141.25 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)(T)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
4-propan-2-ylcyclohexan-1-amine
SMILES
CC(C)C1CCC(CC1)N
InChIKey
MFRKYEJMLQUSJX-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 4.929.750,00
Harga reguler Harga obral Rp 4.929.750,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Volume
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

4-Isopropylcyclohexylamine merupakan amina alisiklik primer dengan gugus isopropil pada posisi para cincin sikloheksana, dan disediakan sebagai campuran isomer cis dan trans. Senyawa ini berperan sebagai blok pembangun non-heterosiklik yang banyak dipakai untuk memasang fragmen sikloheksil bercabang ke dalam molekul target. Gugus amina primernya menjadi titik reaksi yang jelas untuk pembentukan amida, urea, sulfonamida, maupun imina, sehingga peneliti dapat mengembangkan pustaka senyawa turunan dari satu bahan awal yang sama.

Karakteristik yang membuatnya dipilih adalah sifat basa dan nukleofilik dari amina primer yang dipadukan dengan kerangka alisiklik yang kaku dan lipofilik. Kombinasi tersebut sangat berguna pada kimia medisinal ketika peneliti ingin menaikkan kelarutan dalam lemak atau mengatur bentuk ruang molekul tanpa menambahkan gugus aromatik. Bentuknya berupa cairan yang dikemas dalam ukuran 5 mL sehingga mudah diambil dengan syringe secara akurat untuk reaksi skala kecil. Kehadiran campuran isomer cis dan trans juga menarik untuk kajian pengaruh konfigurasi terhadap hasil reaksi.

Di laboratorium Indonesia, bahan ini digunakan pada riset sintesis organik di perguruan tinggi serta laboratorium pengembangan bahan yang menekuni turunan amida dan material kristal cair. Kemasan 5 mL sangat sesuai untuk percobaan penapisan dan optimasi kondisi reaksi yang tidak membutuhkan bahan dalam jumlah besar. Standar mutu merek TCI membantu menjaga keterulangan hasil pada percobaan bertahap.

  • Sintesis turunan amida, karena gugus amina primernya bereaksi lancar dengan klorida asam maupun asam karboksilat teraktivasi menghasilkan produk terarah.
  • Pembentukan urea tersubstitusi, sebab amina alisiklik ini mudah direaksikan dengan isosianat untuk membangun kerangka urea pada riset medisinal.
  • Bahan awal material kristal cair, mengingat fragmen sikloheksil bercabang kerap dipakai untuk mengatur sifat fase pada molekul mesogenik.
  • Pembentukan imina dan amina sekunder, karena reaksi kondensasi dengan aldehida diikuti reduksi berlangsung dengan prosedur yang sederhana dan mapan.
  • Kajian pengaruh stereokimia cis dan trans, sebab campuran isomer memungkinkan perbandingan langsung perilaku kedua konfigurasi dalam satu percobaan.

Merek TCI
Nomor CAS 52430-81-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 mL (campuran isomer cis dan trans)
Bentuk fisik cairan
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, tertutup rapat, dan terlindung cahaya sesuai anjuran produsen

Simpan bahan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, terpisah dari asam kuat serta bahan pengoksidasi. Amina alisiklik bersifat basa dan dapat mengiritasi kulit, mata, maupun saluran pernapasan, sehingga seluruh pemindahan wajib dilakukan di dalam lemari asam dengan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Gunakan syringe kering saat mengambil cairan dan segera tutup kembali botol agar bahan tidak menyerap karbon dioksida maupun uap air. Kelola sisa sebagai limbah kimia.

—