Isoquinoline-5-carboxaldehyde adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur kimia kompleks yang memungkinkan reaksi kimia berbagai jenis, seperti reaksi condensasi, reduksi, dan substitusi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk menghasilkan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu, seperti obat-obatan atau bahan baku untuk senyawa farmakologis.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap kelembapan dan cahaya. Karena struktur molekulnya yang memiliki gugus aldehida, senyawa ini mudah bereaksi dengan berbagai reaktif kimia, sehingga memungkinkan pembentukan senyawa baru melalui berbagai mekanisme reaksi. Sifat ini menjadikannya pilihan utama dalam sintesis senyawa heterosiklik yang kompleks.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik dan farmakologi. Banyak institusi penelitian dan universitas memanfaatkan senyawa ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi terapi medis. Dengan ketersediaan yang cukup, senyawa ini menjadi bahan penting dalam berbagai proyek penelitian di sektor kesehatan dan ilmu kimia.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat-obatan
- Reaksi kimia organik dalam penelitian farmakologi
- Pembuatan bahan baku untuk senyawa bioaktif
- Uji aktivitas biologis senyawa baru
- Penelitian tentang mekanisme reaksi kimia kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 80278-67-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya serta kelembapan. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan dingin akan meminimalkan reaksi kimia yang tidak diinginkan. Selama penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah risiko kebocoran atau kontaminasi.
—
