Icaritin adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori fenilpropanoid dan poliketida aromatik. Senyawa ini sering digunakan dalam penelitian biokimia dan farmakologi karena kemampuannya dalam berinteraksi dengan berbagai sistem biologis. Icaritin memiliki struktur molekuler kompleks yang memberikan potensi aplikasi luas dalam studi aktivitas biologis, seperti antioksidan, anti-inflamasi, dan pengaturan metabolisme. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk menguji efeknya terhadap sel, jaringan, atau organisme, tergantung pada tujuan penelitian.
Icaritin memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap paparan sinar UV dan suhu tinggi. Karakteristik ini membuatnya cocok untuk penggunaan dalam lingkungan laboratorium yang terkontrol, seperti dalam proses ekstraksi, sintesis, atau uji aktivitas biologis. Karena kemurniannya yang tinggi dan kemampuannya untuk berinteraksi dengan berbagai reseptor biologis, Icaritin menjadi pilihan utama dalam penelitian yang memerlukan presisi dan akurasi.
Di laboratorium Indonesia, Icaritin digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang biokimia, farmakologi, dan fitokimia. Peneliti lokal sering memanfaatkan senyawa ini untuk mengembangkan produk farmasi baru, memahami mekanisme penyakit, atau mengeksplorasi potensi tanaman lokal sebagai sumber senyawa aktif. Dengan dukungan infrastruktur laboratorium yang semakin berkembang, Icaritin menjadi salah satu bahan penting dalam penelitian ilmiah nasional.
Brosur TCI (PDF)
- Plant Research Reagents 2026-02-24 · hal. 9
- Phytochemicals 2025-12-17 · hal. 11
- Uji aktivitas antioksidan pada ekstrak tanaman untuk pengembangan produk kesehatan
- Penelitian tentang efek Icaritin terhadap metabolisme lipid dalam sel manusia
- Analisis interaksi Icaritin dengan reseptor hormonal dalam studi farmakologi
- Pengujian efek anti-inflamasi pada model sistem imun di laboratorium
- Studi tentang kemampuan Icaritin dalam modulasi ekspresi gen tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 118525-40-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Phenylpropanoids, Aromatic Polyketides |
| Ukuran kemasan | 50mg |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Icaritin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di lingkungan yang sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya matahari langsung. Karena sensitivitas terhadap panas dan sinar UV, penyimpanan dalam lemari pendingin atau tempat gelap adalah pilihan yang ideal. Saat menangani bahan ini, penting untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Selain itu, Icaritin harus dipisahkan dari bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reaktif untuk mencegah reaksi tidak diinginkan.
- Zhang dkk. (2008). Icaritin, a potential estrogen receptor beta antagonist molecule Icaritin, promote osteoporotic fracture repair in ovariectomized mice: Preliminary finding at 3 weeks post fracture. Bone doi:10.1016/j.bone.2008.07.081
- Sun dkk. (2018). Protective effect of icaritin on focal cerebral ischemic–reperfusion mice. Chinese Herbal Medicines doi:10.1016/j.chmed.2017.12.005
- Jiang dkk. (2014). Metabolic profiling of isomeric aglycones central‐icaritin (c‐IT) and icaritin (IT) in osteoporotic rats by UPLC‐QTOF‐MS. Drug Testing and Analysis doi:10.1002/dta.1672
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
