2-Isopropylbenzoic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam industri farmasi dan kimia organik karena kemampuannya untuk berfungsi sebagai bahan baku dalam pembuatan obat, bahan kimia industri, dan produk kimia lainnya. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk menghasilkan senyawa dengan struktur tertentu melalui reaksi substitusi atau reaksi lainnya.
Senyawa ini memiliki struktur molekul yang stabil dan mudah bereaksi dengan berbagai reagen kimia. Sifatnya yang mudah larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol membuatnya sangat praktis dalam proses sintesis. Selain itu, 2-Isopropylbenzoic Acid juga memiliki daya reaktivitas yang tinggi, sehingga cocok untuk digunakan dalam berbagai reaksi kimia yang membutuhkan kecepatan dan efisiensi tinggi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, pengembangan obat, dan produksi bahan kimia industri. Karena ketersediaan dan kehandalannya, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti dan ilmuwan di berbagai institusi penelitian dan universitas.
- Sintesis senyawa organik kompleks untuk pengembangan obat
- Reaksi substitusi pada rantai karbon untuk memperoleh senyawa baru
- Pembuatan bahan aktif farmakologis dalam industri farmasi
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik
- Pengujian kualitas bahan kimia dalam proses produksi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2438-04-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2-Isopropylbenzoic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan penguapan. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Dalam penanganan, gunakan sarung tangan dan masker untuk melindungi kulit dan saluran pernapasan. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk meminimalkan risiko kecelakaan kimia.
- Bär dkk. (2018). Synthesis, characterization and antioxidant properties of 2,4,6-tris-isopropylbenzoic acid hydrazide in biodiesel. Fuel doi:10.1016/j.fuel.2017.10.096
- Shen dkk. (2026). Solubility Measurement, Correlation, Hansen Solubility Parameters, and Solvent Effect of 4-Isopropylbenzoic Acid in Twelve Pure Solvents at Temperatures from 278.15 to 323.15 K. Journal of Chemical & Engineering Data doi:10.1021/acs.jced.6c00395
- Cheng dkk. (2017). Biosynthesis of 4‐isopropylbenzoic acid from α‐pinene by using a mutant strain originated from the α‐pinene degrader Pseudomonas veronii ZW. Journal of Chemical Technology & Biotechnology doi:10.1002/jctb.5319
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
