TCI I1125 23146-22-7 IQ-1 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan, terutama dalam studi tentang sinyal sel dan neurosains. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian untuk memahami mekanisme transduksi sinyal seluler, yang merupakan proses penting dalam respons sel terhadap lingkungan sekitarnya. Sebagai bahan aktif dalam eksperimen, IQ-1 memiliki peran kunci dalam mengaktifkan atau menghambat jalur sinyal tertentu, sehingga memungkinkan peneliti mengamati perubahan fisiologis yang terjadi di dalam sel.
TCI I1125 23146-22-7 IQ-1 memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik tertentu, sehingga memudahkan proses penggunaannya dalam berbagai metode analisis laboratorium. Keunggulan lainnya adalah kemampuannya untuk berinteraksi secara spesifik dengan reseptor atau enzim tertentu, yang memungkinkan peneliti mengontrol reaksi kimia secara presisi. Karena sifat ini, bahan ini sangat diminati dalam penelitian yang membutuhkan akurasi dan keandalan hasil.
Di laboratorium di Indonesia, TCI I1125 23146-22-7 IQ-1 sering digunakan dalam penelitian biomedis, farmakologi, dan neurosains. Bahan ini menjadi alat penting bagi para peneliti yang ingin memahami mekanisme penyakit dan mencari solusi terapi baru. Dengan adanya bahan ini, penelitian di Indonesia dapat berkembang lebih cepat dan lebih efektif dalam bidang ilmu kehidupan.
- Penelitian sinyal seluler untuk memahami respons sel terhadap lingkungan
- Pengembangan obat yang menargetkan jalur sinyal tertentu dalam tubuh
- Analisis aktivitas enzim dalam proses metabolisme sel
- Studi neurosains untuk mempelajari mekanisme penyakit neurodegeneratif
- Uji efek bahan aktif pada sel dalam eksperimen farmakologi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 23146-22-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Cell Biology > Cell Signaling and Neuroscience |
| Ukuran kemasan | 10mg, 50mg |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Karena bersifat kimia, wadah harus terbuat dari bahan yang tahan terhadap reaksi kimia, seperti plastik atau kaca. Selama penanganan, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Selain itu, bahan ini harus dihindari dari kontak dengan air atau bahan kimia lain yang tidak kompatibel.
—

