Iprodione adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian bidang kehidupan, terutama dalam studi nutrisi dan biologi sel. Sebagai bahan aktif, Iprodione memiliki kemampuan untuk memengaruhi proses metabolisme dalam sel, sehingga menjadi alat penting dalam eksperimen yang mengeksplorasi interaksi antara nutrisi dan fungsi biologis. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian yang memerlukan pengontrolan terhadap aktivitas enzim atau respons sel terhadap lingkungan.
Iprodione memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik, sehingga memudahkan dalam proses penyiapan dan penggunaan di laboratorium. Karena sifat ini, Iprodione dapat digunakan dalam berbagai metode analisis, seperti kromatografi atau spektroskopi, tanpa mengalami degradasi yang signifikan. Selain itu, senyawa ini juga memiliki daya reaksi yang baik terhadap berbagai substrat, sehingga cocok untuk penelitian yang memerlukan reaksi kimia yang spesifik.
Di laboratorium Indonesia, Iprodione digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama di bidang biologi sel dan nutrisi. Bahan ini sering dipilih karena ketersediaannya yang relatif mudah dan keandalan hasil eksperimen yang diperoleh. Dengan demikian, Iprodione menjadi pilihan yang relevan untuk peneliti yang ingin memperluas pemahaman tentang mekanisme biologis dan nutrisi dalam konteks lokal.
Brosur TCI (PDF)
- Agrochemical Ingredients for Research and Experimental Use 2026-01-08 · hal. 5
- Plant Research Reagents 2026-02-24 · hal. 11
- Penelitian nutrisi untuk menguji efek senyawa pada metabolisme sel
- Eksperimen biologi sel untuk mempelajari aktivitas enzim dan respons sel
- Analisis kimia untuk memahami interaksi senyawa dalam lingkungan biologis
- Studi tentang pengaruh lingkungan terhadap pertumbuhan dan fungsi sel
- Pengembangan metode analisis untuk mempercepat proses identifikasi senyawa
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 36734-19-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Cell Biology > Nutrition Research |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya langsung |
Iprodione harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga stabilitas kimianya. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau gelas, dan harus dilabeli dengan jelas untuk menghindari kesalahan penggunaan. Dalam penanganan, penting untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini bisa berpotensi iritatif. Selain itu, Iprodione harus ditempatkan di area yang terkondisi dan tidak terpapar suhu ekstrem untuk memastikan kualitas bahan tetap terjaga.
- Tarantino dkk. (2007). Control of Rhizoctonia solani in a tobacco-float system using low rates of iprodione- and iprodione-resistant strains of Gliocladium roseum. Crop Protection doi:10.1016/j.cropro.2006.11.004
- Mercadier dkk. (1996). Metabolism of iprodione in adapted and non-adapted soils; Effect of soil inoculation with an iprodione-degrading Arthrobacter strain. Soil Biology and Biochemistry doi:10.1016/s0038-0717(96)00285-4
- Mercadier (1997). Iprodione degradation by isolated soil microorganisms. FEMS Microbiology Ecology doi:10.1016/s0168-6496(97)00024-x
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

