Silver(I) Oxide (Ag₂O) adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi laboratorium, terutama dalam bidang katalisis dan kimia inorganik. Sebagai salah satu senyawa logam transisi, Ag₂O memiliki sifat kimia yang unik, seperti kemampuannya untuk berperan sebagai katalis dalam reaksi oksidasi dan reduksi. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian kimia untuk mempercepat reaksi tanpa terlibat secara langsung dalam produk akhir. Dalam laboratorium, Ag₂O juga digunakan untuk pembuatan senyawa lain yang memerlukan reaksi katalitik atau reaksi redoks.
Silver(I) Oxide memiliki struktur kristal yang stabil dan sifat kimia yang tidak mudah bereaksi dengan bahan kimia lainnya, sehingga menjadikannya pilihan yang aman dan efisien dalam penggunaan laboratorium. Senyawa ini juga memiliki titik leleh yang tinggi, yang memungkinkannya tetap stabil dalam kondisi laboratorium yang biasanya tidak ekstrem. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, Ag₂O sangat cocok untuk digunakan dalam reaksi yang memerlukan kestabilan kimia tinggi.
Di laboratorium Indonesia, Silver(I) Oxide sering digunakan dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang katalisis dan analisis kimia. Bahan ini juga ditemukan dalam berbagai aplikasi industri, seperti dalam produksi bahan kimia tertentu dan dalam pengujian kualitas air. Karena kemampuannya dalam mempercepat reaksi kimia, Ag₂O menjadi bahan yang sangat penting dalam proses penelitian dan pengembangan di berbagai institusi penelitian di Indonesia.
Brosur TCI (PDF)
- Metallic Salts 2025-11-06 · hal. 6
- Transition Metal Catalysts 2026-04-10 · hal. 16
Produk TCI terkait
- Perak Heksafluorofosfat – Silver Hexafluorophosphate, CAS 26042-63-7, TCI S0981
- Silver Bis(trifluoromethanesulfonyl)imide, CAS 189114-61-2, TCI S0898
- TCI S0463 26042-64-8 Silver Hexafluoroantimonate(V)
- Perak Tetrafluoroborat – Silver Tetrafluoroborate, CAS 14104-20-2, TCI S0446
- Perak(I) Fosfat – Silver(I) Phosphate, CAS 7784-09-0, TCI I1259
- Perak(I) Bromida – Silver(I) Bromide, CAS 7785-23-1, TCI I1258
- Digunakan dalam reaksi katalitik untuk mempercepat proses oksidasi dan reduksi
- Cocok untuk sintesis senyawa organik dan anorganik yang memerlukan katalis logam
- Dapat digunakan dalam analisis kimia untuk memperjelas reaksi redoks
- Berguna dalam pembuatan bahan kimia tertentu yang memerlukan stabilitas kimia tinggi
- Dapat diaplikasikan dalam penelitian lingkungan untuk menguji kualitas air dan bahan kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 20667-12-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Transition Elements |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari kelembapan |
Silver(I) Oxide harus disimpan dalam wadah kedap udara dan dalam kondisi kering untuk mencegah reaksi dengan kelembapan. Bahan ini bersifat tidak beracun, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Saat mengambil atau memanfaatkan produk ini, pastikan untuk menggunakan sarung tangan dan masker respirator untuk melindungi kesehatan. Simpan di tempat yang sejuk dan jauh dari sumber panas atau bahan kimia lain yang reaktif. Penanganan yang tepat akan memastikan keamanan dan kualitas produk dalam jangka waktu yang lebih lama.
- (2020). Synthesis, Characterization and Electrical Study of Poly Aniline Doping With Nano Silver Oxide. International Journal of Pharmaceutical Research doi:10.31838/ijpr/2020.12.02.0157
- Pröschel dkk. (2020). Ultra-High-Rate Pseudocapacitive Energy Storage in Three-Dimensional Nanoporous Gold/Silver Oxide Composites through Oxidation/Reduction of Silver(I) Oxide to Silver (III) Oxide in Non-Aqueous Electrolytes. ECS Meeting Abstracts doi:10.1149/ma2020-014583mtgabs
- Aktas (2010). Silver recovery from spent silver oxide button cells. Hydrometallurgy doi:10.1016/j.hydromet.2010.05.004
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.






