Iron(III) Oxide (Fe₂O₃), dengan nomor CAS 1309-37-1, adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai eksperimen kimia di laboratorium. Bahan ini memiliki sifat oksidatif yang kuat dan digunakan sebagai katalis dalam reaksi kimia, terutama dalam proses oksidasi dan reduksi. Iron(III) Oxide juga sering digunakan dalam pembuatan pigmen merah dan dalam proses pengolahan logam. Karena sifatnya yang stabil dan tidak mudah bereaksi secara spontan, senyawa ini menjadi pilihan yang aman dan efektif dalam berbagai aplikasi laboratorium.
Iron(III) Oxide memiliki struktur kristal yang rapat dan berwarna merah coklat, yang memudahkan identifikasi dan penggunaannya. Bahan ini tidak mudah larut dalam air dan hanya larut dalam asam kuat seperti asam klorida atau asam sulfat. Karena sifat kimianya yang tidak reaktif terhadap udara dan kelembapan, Iron(III) Oxide cocok untuk penyimpanan jangka panjang. Kekuatan oksidasinya menjadikannya bahan yang sangat berguna dalam reaksi kimia yang membutuhkan pengoksidasi.
Di laboratorium Indonesia, Iron(III) Oxide digunakan secara luas dalam berbagai bidang seperti kimia analitik, kimia industri, dan penelitian material. Bahan ini sangat relevan untuk penelitian terkait katalisis, pembuatan pigmen, dan pengujian reaktivitas senyawa kimia. Karena kehandalannya dan kestabilannya, Iron(III) Oxide menjadi bahan yang sering dipilih oleh peneliti dan praktisi laboratorium di Indonesia.
- Dalam reaksi oksidasi, Iron(III) Oxide berfungsi sebagai agen pengoksidasi yang efektif untuk mempercepat proses kimia.
- Bahan ini digunakan dalam pembuatan pigmen merah untuk industri cat dan tinta, karena warna dan stabilitasnya.
- Iron(III) Oxide sering digunakan dalam proses pengolahan logam untuk menghilangkan impuritas dan meningkatkan kualitas material.
- Bahan ini juga digunakan dalam analisis kimia untuk mengidentifikasi keberadaan ion besi dalam sampel.
- Iron(III) Oxide dapat digunakan dalam pembuatan katalis heterogen untuk reaksi kimia industri yang membutuhkan efisiensi tinggi.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1309-37-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Transition Elements |
| Ukuran kemasan | 50g, 250g |
| Bentuk fisik | Serbuk padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Iron(III) Oxide harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan reaksi dengan udara. Bahan ini tidak beracun dalam bentuk padat, tetapi harus dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Penyimpanan di tempat sejuk dan kering sangat dianjurkan untuk menjaga kualitas dan stabilitas bahan. Dalam penggunaan, pastikan area kerja bersih dan gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
- Zeng (2003). A method for preparing silica-containing iron(III) oxide adsorbents for arsenic removal. Water Research doi:10.1016/s0043-1354(03)00402-0
- Andreozzi dkk. (2003). Iron(III) (hydr)oxide-mediated photooxidation of 2-aminophenol in aqueous solution: a kinetic study. Water Research doi:10.1016/s0043-1354(03)00271-9
- Lonje dkk. (2022). Investigation of adsorption behaviors of paraffin waxes on iron, iron oxide, and iron III oxide pipeline's internal surfaces using adsorption locator model. Petroleum Research doi:10.1016/j.ptlrs.2021.12.002
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
