Isobornyl Acrylate (I1320) adalah bahan kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini memiliki struktur kimia yang stabil dan dapat berfungsi sebagai monomer dalam reaksi polimerisasi. Dalam laboratorium, Isobornyl Acrylate sering digunakan untuk membangun senyawa kompleks yang membutuhkan rantai karbon yang panjang dan struktur tertentu. Bahan ini juga memiliki potensi sebagai bahan baku dalam pembuatan bahan biodegradable atau bahan polimer ramah lingkungan.
Isobornyl Acrylate memiliki sifat kimia yang cukup stabil, terutama karena adanya pengawet MEHQ yang mencegah oksidasi dan degradasi. Bahan ini juga memiliki sifat reaktif yang memungkinkan pembentukan ikatan kovalen dengan berbagai gugus fungsional. Karena sifat ini, Isobornyl Acrylate menjadi pilihan yang tepat untuk reaksi kimia yang memerlukan presisi dan kontrol tinggi.
Di laboratorium Indonesia, Isobornyl Acrylate digunakan dalam berbagai penelitian kimia, terutama dalam bidang material dan lingkungan. Bahan ini juga relevan dalam pengembangan bahan ramah lingkungan, yang semakin diminati di Indonesia sebagai bagian dari upaya mengurangi dampak industri terhadap lingkungan.
- Sintesis polimer biodegradable untuk pengembangan bahan ramah lingkungan
- Reaksi polimerisasi untuk pembuatan bahan komposit dengan sifat mekanik tertentu
- Penelitian tentang bahan kimia berbasis tanaman untuk pengganti bahan sintetik
- Pembuatan senyawa organik kompleks dalam bidang farmasi dan material
- Pengembangan bahan pengemas yang ramah lingkungan dan berkelanjutan
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 5888-33-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Cairan jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Isobornyl Acrylate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya matahari langsung. Bahan ini bersifat kimia yang cukup stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam penggunaan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Selalu pastikan area kerja ventilasi cukup untuk mengurangi risiko paparan uap.
- Renaudin dkk. (2021). Allergic contact dermatitis from a disposable blood pressure cuff containing isobornyl acrylate and 2‐phenoxyethyl acrylate. Contact Dermatitis doi:10.1111/cod.13761
- Arasu dkk. (2021). Treatment of generalised isobornyl acrylate contact allergy from diabetes pump with Dupilumab. Australasian Journal of Dermatology doi:10.1111/ajd.13740
- Hetkale dkk. (2025). Bio-based poly(isobornyl acrylate)-b-(citronellyl methacrylate) block copolymers by PET-RAFT polymerization: thiol-ene modification and adhesion studies. Journal of Macromolecular Science, Part A doi:10.1080/10601325.2025.2546128
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
