Methyl Lactate adalah ester metil dari asam laktat yang hadir sebagai cairan jernih dan menjadi salah satu building block non-heterosiklik yang banyak diandalkan di laboratorium kimia organik. Senyawa ini membawa dua gugus fungsi sekaligus, yaitu gugus hidroksil sekunder dan gugus ester, sehingga dapat berperan ganda: sebagai bahan awal sintesis yang reaktif sekaligus sebagai pelarut berbasis sumber terbarukan. Di meja kerja peneliti, bahan ini sering dipakai untuk membangun kerangka molekul kiral, menyiapkan turunan laktat, serta melarutkan senyawa organik menengah-polar yang sulit ditangani pelarut hidrokarbon biasa.
Karakteristik yang membuat Methyl Lactate dipilih adalah kombinasi polaritas menengah, kemampuan bercampur baik dengan banyak pelarut organik, serta sifatnya yang berasal dari bahan baku terbarukan dan relatif mudah terurai secara hayati. Keberadaan pusat kiral pada rantai laktat menjadikannya sangat berharga bagi sintesis asimetris, karena informasi stereokimia bahan awal dapat diteruskan ke produk akhir. Gugus hidroksilnya terbuka untuk reaksi esterifikasi, eterifikasi, oksidasi, maupun proteksi, sementara gugus esternya siap dihidrolisis, ditransesterifikasi, atau direduksi sesuai kebutuhan rancangan sintesis yang sedang dikerjakan.
Di laboratorium Indonesia, Methyl Lactate umumnya dimanfaatkan oleh kelompok riset kimia organik, farmasi, dan teknologi bahan di perguruan tinggi maupun lembaga penelitian yang mengembangkan pelarut ramah lingkungan. Kemasan 25 mL cocok untuk skala percobaan pendahuluan, optimasi kondisi reaksi, dan praktikum lanjut, sedangkan kemasan 500 mL lebih ekonomis bagi laboratorium yang menjalankan sintesis berulang atau membutuhkan pelarut dalam jumlah stabil sepanjang periode penelitian.
- Sintesis organik asimetris, karena pusat kiral bawaan pada rantai laktat memungkinkan peneliti mentransfer informasi stereokimia ke produk target secara efisien.
- Pelarut alternatif ramah lingkungan, sebab polaritas menengahnya melarutkan banyak senyawa organik sekaligus berasal dari bahan baku terbarukan yang mudah terurai.
- Reaksi transesterifikasi dan esterifikasi, mengingat gugus ester metilnya mudah dipertukarkan sehingga praktis dijadikan titik masuk pembuatan berbagai turunan laktat baru.
- Penyiapan bahan antara farmasi, karena kerangka hidroksi ester sederhana ini kerap menjadi fondasi molekul aktif yang dikembangkan dalam riset obat.
- Studi formulasi dan pelapisan, sebab kemampuannya melarutkan resin serta polimer tertentu membantu peneliti menguji sistem pelarut dengan profil lingkungan lebih baik.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 547-64-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25 mL dan 500 mL |
| Bentuk fisik | cairan |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya sesuai anjuran pada label serta Lembar Data Keselamatan produsen |
Simpan Methyl Lactate dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, diletakkan di tempat sejuk, kering, berventilasi baik, dan jauh dari sumber panas, percikan api, maupun sinar matahari langsung. Gunakan wadah kaca atau wadah lain yang kompatibel dengan pelarut ester, dan hindari penyimpanan bersama bahan pengoksidasi kuat, asam kuat, atau basa kuat yang dapat memicu hidrolisis. Lakukan penuangan di dalam lemari asam, kenakan jas laboratorium, sarung tangan tahan pelarut, dan kacamata pelindung. Tutup kembali botol segera setelah digunakan agar uap tidak menyebar dan kualitas bahan tetap terjaga sepanjang masa pakainya.
- Liu dkk. (2010). Vibrational absorption, vibrational circular dichroism, and theoretical studies of methyl lactate self-aggregation and methyl lactate-methanol intermolecular interactions. The Journal of Chemical Physics doi:10.1063/1.3431540
- BORBA (2004). Matrix isolation FTIR spectroscopic and theoretical study of methyl lactate*1. Vibrational Spectroscopy doi:10.1016/s0924-2031(04)00053-0
- Lv dkk. (2014). The synthesis of methyl lactate and other methyl oxygenates from cellulose. Catalysis Communications doi:10.1016/j.catcom.2014.02.012
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
