Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 138-22-7

Butyl Lactate TCI L0002

Butyl Lactate TCI L0002

Identitas Kimia

No. CAS
138-22-7
PubChem
CID 8738·SID 87571974
Rumus molekul
C7H14O3
Berat molekul
146.18 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
butyl 2-hydroxypropanoate
SMILES
CCCCOC(=O)C(C)O
InChIKey
MRABAEUHTLLEML-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 505.050,00
Harga reguler Harga obral Rp 505.050,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI L0002 Butyl Lactate adalah ester yang terbentuk dari asam laktat dan butanol, dan termasuk dalam kelompok building block non-heterosiklik dalam kimia sintesis. Senyawa ini memiliki gugus ester serta gugus hidroksil sekunder pada satu molekul, sehingga dapat diperlakukan sebagai bahan antara yang bersifat bifungsional. Di laboratorium, butil laktat berperan sebagai bahan baku sintesis, sebagai pelarut dengan daya larut yang baik terhadap senyawa organik, serta sebagai bahan model dalam kajian kimia berbasis sumber daya terbarukan karena asam laktat dapat diperoleh melalui fermentasi.

Karakteristik yang membuat butil laktat dipilih adalah kombinasi antara sifat pelarut dan reaktivitas kimianya. Sebagai ester berantai butil, senyawa ini memiliki titik didih yang lebih tinggi dan penguapan yang lebih lambat dibandingkan ester laktat berantai pendek, sehingga sesuai untuk proses yang membutuhkan pelarut bertahan lebih lama di dalam sistem. Gugus hidroksilnya dapat diesterifikasi, dioksidasi, atau diubah menjadi gugus lain, sementara gugus esternya dapat dihidrolisis maupun ditransesterifikasi, sehingga tersedia banyak jalur modifikasi. Senyawa ini juga memiliki pusat kiral yang menarik bagi penelitian sintesis asimetris dan kimia stereokimia.

Di laboratorium Indonesia, butil laktat digunakan pada riset sintesis organik, pengembangan formulasi, serta penelitian pelarut ramah lingkungan sebagai pengganti pelarut konvensional yang lebih berbahaya. Perhatian terhadap kimia hijau terus meningkat di kalangan perguruan tinggi maupun industri, dan ester laktat sering menjadi subjek kajian dalam konteks tersebut. Kemasan 25 g dan 500 g memberi pilihan antara percobaan skala kecil dan penggunaan rutin yang memerlukan volume lebih besar.

  • Bahan antara sintesis organik: gugus ester dan hidroksil pada satu molekul memberi banyak jalur modifikasi, sehingga senyawa ini berguna sebagai titik awal pembuatan turunan baru.
  • Pelarut dalam reaksi dan formulasi: daya larutnya yang baik terhadap senyawa organik serta penguapan yang relatif lambat membuatnya sesuai untuk proses yang memerlukan pelarut bertahan lama.
  • Riset pelarut ramah lingkungan: ester laktat dipelajari sebagai alternatif pelarut konvensional yang lebih berbahaya, sehingga relevan untuk penelitian kimia hijau di laboratorium.
  • Studi transesterifikasi dan hidrolisis ester: struktur ester yang sederhana menjadikannya substrat model yang baik untuk mempelajari kinetika reaksi serta kinerja katalis asam maupun basa.
  • Penelitian sintesis asimetris: keberadaan pusat kiral pada kerangka laktat membuat senyawa ini menarik untuk kajian stereokimia dan pembuatan senyawa dengan konfigurasi tertentu.

Merek TCI
Nomor CAS 138-22-7
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25 g dan 500 g
Bentuk fisik cairan organik
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, berventilasi baik, wadah tertutup rapat

Simpan butil laktat dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber api, panas, serta bahan pengoksidasi kuat. Wadah gelas atau wadah yang tahan terhadap pelarut organik lebih dianjurkan dibandingkan wadah plastik biasa. Sebagai ester, senyawa ini dapat terhidrolisis perlahan bila terpapar kelembapan, sehingga tutup harus selalu rapat setelah digunakan. Lakukan penuangan di dalam lemari asam dan gunakan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pelindung, serta jas laboratorium untuk menghindari kontak dengan kulit dan mata.

  • Pirozzi dkk. (2006). Lipase-Catalyzed Transformations for the Synthesis of Butyl Lactate: A Comparison between Esterification and Transesterification. Biotechnology Progress doi:10.1021/bp0503033
  • Céspedes dkk. (2023). Liquid–Liquid Equilibrium for the Binary Mixtures of Butyl l-Lactate + Water and Butyl Lactate + Water at 74.6 kPa. Journal of Chemical & Engineering Data doi:10.1021/acs.jced.3c00407
  • Peña-Tejedor dkk. (2005). Vapor–liquid equilibria and excess volumes of the binary systems ethanol+ethyl lactate, isopropanol+isopropyl lactate and n-butanol+n-butyl lactate at 101.325kPa. Fluid Phase Equilibria doi:10.1016/j.fluid.2005.02.015

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.