TCI L0216 Lomefloxacin Hydrochloride adalah garam hidroklorida dari lomefloksasin, sebuah antibiotik golongan fluorokuinolon yang memiliki dua atom fluor pada kerangka kuinolonnya. Di laboratorium, senyawa ini terutama digunakan sebagai bahan uji dan pembanding pada penelitian mikrobiologi, bukan untuk penggunaan langsung pada manusia. Peneliti memanfaatkannya untuk menilai kepekaan bakteri, mempelajari mekanisme kerja antibiotik, serta mengkaji perkembangan resistensi yang kini menjadi salah satu perhatian utama di bidang kesehatan masyarakat maupun penelitian farmasi modern.
Sifat yang membuatnya berguna adalah mekanisme kerjanya yang jelas, yaitu penghambatan enzim DNA girase dan topoisomerase IV yang diperlukan bakteri untuk menggandakan materi genetiknya. Mekanisme yang terdefinisi baik ini menjadikannya alat yang berguna untuk percobaan yang memerlukan tekanan selektif terarah. Bentuk garam hidroklorida meningkatkan kelarutan dalam medium berair dibandingkan basa bebasnya, sehingga penyiapan larutan stok untuk uji cakram, uji pengenceran kaldu, maupun analisis instrumental menjadi lebih praktis. Kerangka fluorokuinolon juga memberikan sifat serapan ultraviolet yang khas, yang bermanfaat pada pengembangan metode kromatografi cair kinerja tinggi.
Laboratorium di Indonesia memakai bahan ini pada penelitian mikrobiologi farmasi, pengembangan dan validasi metode analisis, serta kajian resistensi antimikroba di perguruan tinggi, rumah sakit pendidikan, dan lembaga riset kesehatan. Kemasan 5 g sesuai dengan pola pemakaian laboratorium yang umumnya hanya memerlukan bahan dalam jumlah miligram untuk setiap rangkaian pengujian, sehingga satu kemasan dapat mencukupi banyak percobaan selama disimpan dengan benar.
- Uji kepekaan antimikroba, karena senyawa ini menjadi pembanding golongan fluorokuinolon pada metode difusi cakram maupun pengenceran kaldu bertingkat.
- Kajian mekanisme kerja antibiotik, sebab penghambatan DNA girase memberikan model yang jelas untuk mempelajari gangguan replikasi materi genetik bakteri.
- Penelitian resistensi antimikroba, mengingat paparan bertingkat pada kultur bakteri membantu peneliti mengamati munculnya galur yang kurang peka.
- Pengembangan dan validasi metode analisis, karena serapan ultraviolet khas kerangka fluorokuinolon memudahkan deteksi pada sistem kromatografi cair kinerja tinggi.
- Bahan pembanding pada penelitian formulasi farmasi, sebab data kelarutan dan kestabilannya berguna untuk merancang percobaan disolusi serta pengujian mutu sediaan.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 98079-52-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Antibiotics |
| Ukuran kemasan | 5 g |
| Bentuk fisik | umumnya serbuk kristal berwarna putih hingga kekuningan |
| Penyimpanan | simpan pada suhu dingin, terlindung dari cahaya, wadah tertutup rapat |
Simpan senyawa dalam wadah tertutup rapat dan terlindung dari cahaya, sebaiknya di dalam lemari pendingin, karena golongan fluorokuinolon umumnya peka terhadap cahaya. Gunakan wadah gelap atau bungkus pelindung, dan biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar tidak terjadi pengembunan. Larutan stok sebaiknya disiapkan segar dan disimpan terbagi dalam volume kecil untuk menghindari pembekuan berulang. Kenakan sarung tangan, masker, kacamata pengaman, dan jas laboratorium saat menimbang serbuk antibiotik, serta bekerja di lemari asam atau kabinet keamanan hayati. Kelola seluruh limbah antibiotik melalui jalur pembuangan khusus sesuai lembar data keselamatan.
- Wei dkk. (2024). Preparation of Zn/Zr-MOFs by microwave-assisted ball milling and adsorption of lomefloxacin hydrochloride and levofloxacin hydrochloride in wastewater. Environmental Research doi:10.1016/j.envres.2024.118941
- Singh dkk. (2025). FORMULATION DEVELOPMENT AND EVALUATION OF PH RESPONSIVE IN-SITU GEL FORMULATIONS OF LOMEFLOXACIN HYDROCHLORIDE. Asian Journal of Pharmaceutical Education and Research doi:10.38164/ajper/14.4.2025.97-118
- Cheng dkk. (2009). A GREENER SYNTHESIS TECHNOLOGY FOR LOMEFLOXACIN HYDROCHLORIDE. Chemical Engineering Communications doi:10.1080/00986440902743794
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
