Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 16595-80-5

Levamisole Hydrochloride [for Biochemical Research], CAS 16595-80-5, TCI L0231

Levamisole Hydrochloride [for Biochemical Research], CAS 16595-80-5, TCI L0231

Identitas Kimia

No. CAS
16595-80-5
PubChem
CID 27944·SID 125307737
Rumus molekul
C11H13ClN2S
Berat molekul
240.75 g/mol
Kemurnian
>99.0%(T)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(6S)-6-phenyl-2,3,5,6-tetrahydroimidazo[2,1-b][1,3]thiazole;hydrochloride
SMILES
C1CSC2=N[C@H](CN21)C3=CC=CC=C3.Cl
InChIKey
LAZPBGZRMVRFKY-HNCPQSOCSA-N
Harga reguler Rp 662.550,00
Harga reguler Rp 478.800,00 Harga obral Rp 662.550,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Levamisole Hydrochloride TCI L0231 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian biofarmakologi dan biokimia. Bahan ini berperan sebagai agen antiparasit dan juga memiliki aktivitas imunomodulator. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk mengeksplorasi mekanisme kerja obat serta pengaruhnya terhadap sistem kekebalan tubuh. Levamisole Hydrochloride juga digunakan dalam penelitian terkait pengendalian parasit yang menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan.

Levamisole Hydrochloride memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah larut dalam pelarut organik. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang khas, yang memungkinkannya berinteraksi dengan berbagai target biologis. Karena sifatnya yang tidak beracun dan aman dalam penggunaan yang tepat, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian laboratorium. Selain itu, senyawa ini mudah disimpan dan tidak mudah terdegradasi, sehingga memudahkan penggunaan dalam berbagai kondisi penelitian.

Dalam konteks laboratorium Indonesia, Levamisole Hydrochloride digunakan secara luas dalam penelitian kesehatan masyarakat, farmakologi, dan bioteknologi. Bahan ini juga sering dimanfaatkan dalam penelitian tentang penyakit menular dan pengembangan obat baru. Dengan adanya bahan ini, para peneliti dapat melakukan eksperimen yang lebih akurat dan relevan dengan kebutuhan kesehatan masyarakat di Indonesia.

  • Penelitian tentang mekanisme kerja obat antiparasit
  • Pengujian aktivitas imunomodulator pada sel T
  • Eksperimen untuk pengembangan vaksin dan imunoterapi
  • Analisis kandungan kimia dalam sampel biologis
  • Studi tentang efek samping dan toksisitas senyawa farmakologis

Merek TCI
Nomor CAS 16595-80-5
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Biochemicals and Reagents
Ukuran kemasan 1g, 5g
Bentuk fisik Serbuk kristalin
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari sinar matahari langsung

Levamisole Hydrochloride harus disimpan dalam wadah tertutup dan kering, di tempat yang sejuk serta terlindung dari paparan cahaya matahari langsung. Bahan ini tidak beracun, namun tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam penggunaan, pastikan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata dilengkapi. Simpan bahan ini jauh dari bahan kimia lain yang bersifat reaktif untuk mencegah risiko kecelakaan di laboratorium.

  • (1997). New Drugs: Levamisole hydrochloride. Australian Prescriber doi:10.18773/austprescr.1997.043
  • Pan dkk. (2022). Continuous crystallization of levamisole hydrochloride in a segmented flow crystallizer. Chemical Engineering Research and Design doi:10.1016/j.cherd.2022.09.044
  • Kumar dkk. (2017). Simultaneous Determination of Linezolid and Levamisole Hydrochloride in a Fixed Dose Combination. Indian Journal of Pharmaceutical Education and Research doi:10.5530/ijper.51.4.91

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.