Lanthanum(III) Oxide (La₂O₃), dengan nomor CAS 1312-81-8, adalah senyawa oksida dari elemen tanah jarang lanthanum. Bahan ini sering digunakan dalam berbagai aplikasi kimia dan inorganik, terutama dalam katalisis dan reaksi kimia yang memerlukan katalis berbasis tanah jarang. Di laboratorium, La₂O₃ berperan sebagai agen katalis, bahan pembantu dalam sintesis senyawa kompleks, serta komponen dalam pembuatan material inorganik seperti keramik dan bahan semikonduktor.
Lanthanum(III) Oxide memiliki sifat kimia yang stabil, dengan kemampuan untuk berikatan dengan berbagai ion dan molekul. Bahan ini juga memiliki struktur kristal yang baik dan tingkat kepadatan yang tinggi, sehingga memudahkan proses penggunaannya dalam reaksi kimia. Karena sifatnya yang tidak mudah bereaksi dengan air dan memiliki daya tahan terhadap suhu tinggi, La₂O₃ menjadi pilihan yang sangat baik untuk aplikasi laboratorium yang memerlukan ketahanan kimia dan termal.
Di laboratorium Indonesia, Lanthanum(III) Oxide sering digunakan dalam penelitian bidang kimia, material, dan teknologi. Bahan ini menjadi bagian penting dalam pengembangan material baru, katalis, serta penelitian tentang senyawa tanah jarang. Dengan ketersediaan yang cukup dan kehandalannya, La₂O₃ menjadi bahan yang sangat diminati oleh para peneliti dan ahli di berbagai institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia.
- Sebagai katalis dalam reaksi oksidasi dan reduksi untuk meningkatkan efisiensi reaksi kimia
- Digunakan dalam sintesis senyawa kompleks untuk mempercepat proses pembentukan ikatan kimia
- Berperan dalam pembuatan material inorganik seperti keramik dan bahan semikonduktor
- Dalam penelitian tentang sifat magnetik dan elektronik dari senyawa tanah jarang
- Cocok untuk pengujian kinerja bahan dalam lingkungan ekstrem seperti suhu tinggi atau tekanan tinggi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1312-81-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Rare Earth Elements |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Serbuk putih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari kelembapan |
Lanthanum(III) Oxide harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari kelembapan untuk mencegah reaksi kimia yang tidak diinginkan. Bahan ini bersifat tidak mudah bereaksi dengan udara, tetapi tetap perlu dihindari kontak dengan air atau bahan korosif. Saat mengambil atau menangani bahan ini, gunakan sarung tangan dan alat pelindung diri lainnya untuk menjaga keamanan. Simpan di tempat yang sejuk dan kering, serta jauh dari sumber panas atau api.
- Agrawal (1997). Solvent extraction, spectrophotometric and inductively coupled plasma atomic emission spectroscopic (ICP-AES) determination of lanthanum(III) with crown hydroxamic acid. Talanta doi:10.1016/s0039-9140(97)00022-2
- Gandhi dkk. (2024). Novel Synthesis and Characterization of Lanthanum oxide Nanoparticles from Nano-sized Lanthanum(III) Compound. Journal of Environmental Nanotechnology doi:10.13074/jent.2024.06.241538
- Chhatre dkk. (1999). Analytical separation of scandium (III) from yttrium (III) and lanthanum (III) by tributyl phosphine oxide (TBPO). Separation and Purification Technology doi:10.1016/s1383-5866(99)00034-9
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
