Lurasidone adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologi dan neurofarmakologi. Sebagai reagen farmakologi, Lurasidone berperan dalam pengembangan obat serta studi mekanisme kerja senyawa aktif pada sistem saraf. Bahan ini sering digunakan dalam eksperimen yang mengeksplorasi efek antipsikotik dan pengaruhnya terhadap reseptor dopamin dan serotonin. Dalam laboratorium, Lurasidone menjadi alat penting untuk memahami interaksi molekuler dan respons biologis terhadap senyawa tertentu.
Lurasidone memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat digunakan dalam berbagai kondisi eksperimental. Senyawa ini memiliki struktur molekuler kompleks yang memungkinkan peneliti untuk menganalisis aktivitasnya secara akurat. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, Lurasidone cocok untuk eksperimen jangka panjang yang membutuhkan konsistensi hasil. Selain itu, senyawa ini memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses penggunaan dan pemrosesan dalam laboratorium.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Lurasidone digunakan untuk penelitian di bidang farmakologi, neurosains, dan kesehatan masyarakat. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia memanfaatkan senyawa ini untuk studi terkait gangguan mental, pengembangan obat, dan pemahaman mekanisme penyakit neurologis. Ketersediaan Lurasidone di pasar lokal memudahkan peneliti dalam melakukan eksperimen yang relevan dengan kebutuhan nasional dan internasional.
- Penelitian tentang efek antipsikotik pada model hewan untuk pengembangan obat baru
- Studi interaksi molekuler antara senyawa aktif dan reseptor saraf untuk memahami mekanisme farmakologis
- Eksperimen pengujian aktivitas farmakologis senyawa pada sistem saraf pusat untuk aplikasi klinis
- Analisis konsentrasi dan stabilitas senyawa dalam kondisi lingkungan laboratorium
- Pengembangan model eksperimental untuk penelitian penyakit neurologis dan psikotik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 367514-87-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Pharmaceutical Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 250mg |
| Bentuk fisik | Serbuk padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Lurasidone harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya matahari langsung dan kelembapan. Penyimpanan di suhu kamar yang stabil sangat disarankan untuk menjaga kualitas dan stabilitas senyawa. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau gelas, untuk mencegah reaksi kimia. Selama penanganan, penting untuk menghindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
- D. Vaja dkk. (2022). Development and Validation of RP-HPLC Method for Estimation of Lurasidone and its impurities Lurasidone 1 and Lurasidone 8. Research Journal of Pharmacy and Technology doi:10.52711/0974-360x.2022.00840
- (2025). Lithium/Lurasidone. Reactions Weekly doi:10.1007/s40278-025-83117-x
- Gjessing Jensen (2022). Severe hyperprolactinemia during lurasidone treatment in a 16-year old girl with schizophrenia – a case report. Scandinavian Journal of Child and Adolescent Psychiatry and Psychology doi:10.2478/sjcapp-2022-0009
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
