Lithium Difluoro(oxalato)borate (LiBF₂(oxalate)) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam bidang katalisis dan kimia inorganik. Bahan ini memiliki struktur kompleks yang terdiri dari ion lithium dan ion difluoro(oxalato)borat, sehingga memungkinkan reaktivitas tinggi dalam lingkungan reaksi tertentu. Senyawa ini sering digunakan sebagai katalis atau bahan bantu dalam sintesis senyawa organik dan anorganik. Dalam laboratorium, bahan ini dapat ditemukan dalam berbagai aplikasi seperti pembuatan bahan elektrolit, reaksi redoks, dan proses pengendapan.
Lithium Difluoro(oxalato)borate memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun tetap sangat reaktif terhadap lingkungan yang tidak terkontrol. Karena struktur ioniknya, senyawa ini mudah larut dalam pelarut organik dan dapat berperan sebagai ion pengantar dalam reaksi elektrokimia. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk berbagai reaksi yang membutuhkan katalis dengan sifat konduktivitas tinggi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang katalisis dan elektrokimia. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini dalam eksperimen yang berkaitan dengan sintesis senyawa kompleks dan pengembangan bahan baru. Dengan sifatnya yang unik, senyawa ini menjadi bagian penting dalam proses penelitian ilmiah di Indonesia.
- Sebagai katalis dalam reaksi sintesis senyawa organik kompleks
- Digunakan dalam pembuatan elektrolit untuk sel bahan bakar
- Mendukung proses pengendapan dalam reaksi kimia inorganik
- Bantu dalam reaksi redoks untuk analisis kuantitatif
- Dalam penelitian bahan konduktor ionik untuk aplikasi teknologi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 409071-16-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Metallic Salts |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari kelembapan dan suhu tinggi |
Lithium Difluoro(oxalato)borate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari kelembapan dan paparan langsung sinar matahari. Bahan ini bersifat reaktif, sehingga harus disimpan dalam lingkungan yang stabil dan terkontrol. Wadah yang digunakan harus tahan terhadap reaksi kimia dan tidak menyerap kelembapan. Selama penanganan, penting untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, serta memastikan area kerja tetap bersih dan aman.
- Schedlbauer dkk. (2013). Blends of lithium bis(oxalato)borate and lithium tetrafluoroborate: Useful substitutes for lithium difluoro(oxalato)borate in electrolytes for lithium metal based secondary batteries?. Electrochimica Acta doi:10.1016/j.electacta.2013.05.130
- Swiderska-Mocek dkk. (2021). Preparation and electrochemical properties of polymer electrolyte containing lithium difluoro(oxalato)borate or lithium bis(oxalate)borate for Li-ion polymer batteries. Solid State Ionics doi:10.1016/j.ssi.2021.115628
- Liu dkk. (2007). Lithium difluoro(oxalato)borate as a functional additive for lithium-ion batteries. Electrochemistry Communications doi:10.1016/j.elecom.2006.10.022
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
