Lithium Phosphorodifluoridate (LiPFO₂) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian ilmu material, terutama dalam bidang baterai dan elektrolit. Bahan ini memiliki struktur kimia kompleks yang memungkinkan interaksi khusus dengan ion lithium, sehingga menjadi bahan penting dalam pengembangan elektrolit solid dan cair untuk baterai berkapasitas tinggi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai komponen utama dalam penelitian tentang efisiensi dan stabilitas baterai, serta dalam studi tentang sifat elektrokimia.
Lithium Phosphorodifluoridate memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat reaktif terhadap air dan oksigen. Karena sifat ini, senyawa ini memerlukan penanganan yang hati-hati untuk mencegah reaksi yang tidak diinginkan. Ketersediaannya dalam bentuk padat dan kemampuannya untuk berinteraksi dengan berbagai substrat membuatnya menjadi pilihan yang ideal untuk eksperimen yang membutuhkan presisi tinggi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian terkait energi dan material, terutama oleh institusi penelitian dan universitas yang fokus pada pengembangan teknologi baterai. Karena kebutuhan akan energi bersih dan berkelanjutan, senyawa ini menjadi bagian dari upaya ilmiah untuk menciptakan solusi baterai yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
- Penelitian pengembangan baterai lithium-ion untuk perangkat elektronik
- Studi tentang sifat elektrokimia dan stabilitas elektrolit
- Eksperimen sintesis material baru untuk aplikasi energi
- Analisis komposisi kimia dalam sistem penyimpanan energi
- Uji kinerja dan daya tahan baterai berbasis material solid
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 24389-25-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Battery Materials > Battery Electrolytes |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari air |
Lithium Phosphorodifluoridate harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber air, karena sangat reaktif terhadap kelembapan. Penyimpanan di tempat sejuk dan kering sangat dianjurkan. Dalam laboratorium, bahan ini harus ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk mencegah kontak langsung. Wadah harus ditutup rapat dan tidak boleh terbuka dalam lingkungan lembap.
—
