Lithium 2,2,2-Trifluoroacetate (Li-TFA) adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa organik dan anorganik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai komponen penting dalam reaksi substitusi, reaksi hidrolisis, dan pembentukan senyawa dengan sifat elektronik tertentu. Sebagai garam trifluoroasetat, Li-TFA memiliki kemampuan untuk berfungsi sebagai sumber ion lithium yang stabil dan reaktif.
Karakteristik utama Li-TFA termasuk kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol, serta sifat reaktivitas yang tinggi terutama dalam lingkungan reaktif. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang stabil, tetapi sangat sensitif terhadap kelembapan dan oksidasi. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk reaksi yang memerlukan kondisi kering dan terkontrol.
Di laboratorium Indonesia, Li-TFA sering digunakan dalam penelitian bidang kimia organik, farmasi, dan material. Bahan ini menjadi bagian penting dalam proses sintesis senyawa baru yang memiliki aplikasi dalam bidang kesehatan, industri, dan teknologi. Dengan ketersediaan dan kualitas yang baik, senyawa ini mendukung kegiatan penelitian ilmiah yang berkelanjutan di berbagai institusi pendidikan dan penelitian.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan reaktivitas tinggi.
- Reaksi substitusi dalam pembentukan senyawa dengan struktur tertentu.
- Pengembangan obat dan senyawa farmakologis melalui reaksi kimia terkontrol.
- Penelitian material baru dengan sifat elektronik dan kimia unik.
- Reaksi hidrolisis yang memerlukan sumber ion lithium stabil dan reaktif.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2923-17-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari kelembapan |
Lithium 2,2,2-Trifluoroacetate harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari sumber kelembapan untuk mencegah reaksi kimia yang tidak diinginkan. Bahan ini sangat sensitif terhadap kelembapan, sehingga wadah harus ditutup rapat dan disimpan dalam ruangan kering. Selama penanganan, harus menggunakan peralatan pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Bahan ini juga tidak boleh disimpan bersama bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif. Penyimpanan yang tepat memastikan kualitas dan keamanan bahan dalam jangka waktu yang lebih lama.
- Barthel dkk. (1996). Effects of Electronegative Substituents of Anions on Ion-Pair Formation. 2. The Temperature Dependence of Conductivity of Lithium Trifluoroacetate and Lithium Difluoroacetate Solutions in Propylene Carbonate. The Journal of Physical Chemistry doi:10.1021/jp951946b
- Miyauchi dkk. (1992). Conductometric identification of triple-ion and quadrupole formation by the coordination forces from lithium trifluoroacetate and lithium pentafluoropropionate in protophobic aprotic solvents. Journal of the Chemical Society, Faraday Transactions doi:10.1039/ft9928803175
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
