TCI M0221 Methylenedisalicylic Acid (mixture of isomers) adalah senyawa aromatik berbasis asam salisilat yang dua cincinnya dijembatani oleh gugus metilen, dan dipasok sebagai campuran isomer posisi sebagaimana lazimnya produk hasil kondensasi jenis ini. Di laboratorium, bahan ini berperan sebagai reagen monomerik dan bahan antara untuk kimia polimer, khususnya pada penelitian resin fenolik serta material yang mengandalkan gugus fungsi ganda. Kehadiran dua gugus karboksil dan dua gugus hidroksil fenolik dalam satu molekul membuatnya menjadi titik awal yang menarik bagi peneliti yang ingin membangun jejaring polimer, mempelajari reaksi pengikatan silang, atau menyiapkan turunan salisilat yang lebih kompleks untuk keperluan sintesis lanjutan di skala riset.
Karakteristik yang membuat bahan ini dipilih terletak pada struktur multifungsinya. Gugus karboksilat memungkinkan pembentukan garam, ester, dan amida melalui jalur reaksi yang sudah mapan, sementara gugus hidroksil fenolik memberi kemampuan berikatan hidrogen sekaligus menjadi situs reaktif terhadap elektrofil dan reagen pengaktif. Jembatan metilen di antara kedua cincin memberikan kerangka yang relatif kaku namun masih memiliki kelenturan konformasi, sehingga cocok dipakai sebagai unit penghubung dalam desain makromolekul. Penyediaan dalam bentuk campuran isomer juga berarti peneliti memperoleh bahan yang representatif untuk aplikasi material, tempat keseragaman isomer tunggal umumnya bukan syarat mutlak.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini banyak dimanfaatkan oleh kelompok riset teknik kimia, ilmu material, dan kimia polimer di perguruan tinggi maupun lembaga penelitian yang menggeluti pengembangan resin, perekat, dan material fungsional berbasis aromatik. Ketersediaan kemasan 25 g memudahkan percobaan skala eksploratif dan penapisan kondisi reaksi, sedangkan kemasan 500 g menopang riset yang sudah memasuki tahap optimasi atau pembuatan sampel berulang. Kemurnian dan konsistensi lot dari TCI membantu menjaga keterulangan hasil antar percobaan.
- Sintesis resin fenolik termodifikasi, karena kerangka bisfenolik berjembatan metilen menyediakan situs reaktif ganda yang memudahkan pembentukan jejaring polimer dengan derajat pengikatan silang yang dapat diatur peneliti.
- Penyiapan monomer dan prapolimer khusus, sebab kombinasi gugus karboksil dan fenolik memungkinkan polikondensasi melalui dua jalur reaksi berbeda dalam satu kerangka molekul yang sama.
- Pembuatan turunan salisilat kompleks, karena gugus hidroksil ortho terhadap karboksil mempertahankan pola reaktivitas khas salisilat yang sudah dikenal baik dalam literatur sintesis organik.
- Riset material penukar ion dan bahan pengkelat, mengingat gugus karboksilat ganda mampu mengikat kation logam sehingga berguna untuk mengkaji selektivitas dan kapasitas pengikatan material hasil sintesis.
- Studi kimia permukaan dan pelapis fungsional, karena bahan ini dapat dicangkokkan ke matriks polimer untuk memasukkan gugus asam maupun fenolik yang mengubah sifat adhesi dan kepolaran permukaan.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 27496-82-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers |
| Ukuran kemasan | 25 g dan 500 g |
| Bentuk fisik | padatan (serbuk/kristal), dipasok sebagai campuran isomer |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya dalam wadah tertutup rapat |
Simpan senyawa ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di ruang penyimpanan yang sejuk, kering, berventilasi baik, dan jauh dari sinar matahari langsung maupun sumber panas. Hindari kontak dengan basa kuat dan oksidator kuat. Penimbangan sebaiknya dilakukan di dalam lemari asam atau ruang berventilasi memadai untuk mencegah terhirupnya debu halus, dengan tetap mengenakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Tutup kembali wadah segera setelah digunakan agar bahan tidak menyerap uap air. Bersihkan tumpahan secara mekanis, hindari penyebaran debu, dan buang limbah sesuai prosedur pengelolaan limbah kimia laboratorium yang berlaku di institusi Anda.
- Bhattarai dkk. (2010). ChemInform Abstract: Antihyperglycemic Effects of Methylenedisalicylic Acid.. ChemInform doi:10.1002/chin.201014087
- (2004). Inhibition of Protein Tyrosine Phosphatase 1B by Aurintricarboxylic Acid and Methylenedisalicylic Acid; Polymer versus Monomer. Bulletin of the Korean Chemical Society doi:10.5012/bkcs.2004.25.9.1303
- Liu dkk. (2025). The synthesis of a novel flotation collector for bastnaesite, 5,5′-methylenedisalicylic acid, based on salicylhydroxamic acid molecular structure. Minerals Engineering doi:10.1016/j.mineng.2024.109147
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
