Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 97-30-3

Methyl alpha-D-Glucopyranoside TCI M0228

Methyl alpha-D-Glucopyranoside TCI M0228
Harga reguler Rp 452.550,00
Harga reguler Harga obral Rp 452.550,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI M0228 Methyl alpha-D-Glucopyranoside adalah glikosida sederhana yang terbentuk dari glukosa dengan gugus metil terikat pada posisi anomerik dalam konfigurasi alfa. Karena posisi anomeriknya sudah terkunci, senyawa ini tidak mengalami mutarotasi seperti glukosa bebas, sehingga menjadi bahan model yang sangat berharga dalam kimia karbohidrat. Di laboratorium, senyawa ini dipakai sebagai substrat acuan, bahan awal sintesis, dan senyawa pembanding dalam kajian glikosains. Peneliti menggunakannya untuk mempelajari reaktivitas gugus hidroksil karbohidrat, menguji strategi proteksi selektif, serta menelaah perilaku enzim yang bekerja pada ikatan glikosidik alfa.

Keunggulan yang membuatnya dipilih terletak pada kestabilan struktur dan kejelasan stereokimianya. Dengan cincin piranosa yang terdefinisi dan konfigurasi alfa yang tetap, senyawa ini memberi kerangka kiral bersih dengan empat gugus hidroksil yang reaktivitasnya berbeda-beda, yaitu hidroksil primer pada C-6 dan tiga hidroksil sekunder. Perbedaan reaktivitas ini dimanfaatkan untuk pengembangan metode proteksi regioselektif, tosilasi, asilasi, maupun eterifikasi. Wujudnya berupa padatan kristalin putih yang larut baik dalam air, sehingga mudah ditangani, ditimbang, dan disiapkan menjadi larutan uji tanpa memerlukan peralatan khusus. Sifat-sifat ini menjadikannya senyawa rujukan yang konsisten untuk praktikum maupun riset lanjutan.

Laboratorium di Indonesia memakainya pada penelitian glikokimia, bioteknologi enzim, dan pengembangan surfaktan berbasis gula yang kini semakin diminati karena sifatnya yang mudah terurai secara hayati. Departemen kimia dan farmasi menggunakannya sebagai bahan ajar tingkat lanjut untuk memperkenalkan konsep anomer dan proteksi selektif kepada mahasiswa. Pilihan kemasan 25 g, 100 g, dan 500 g memudahkan penyesuaian antara kebutuhan praktikum, riset skala kecil, dan sintesis yang lebih besar.

  • Substrat model untuk studi enzim glikosidase, karena ikatan glikosidik alfa yang terdefinisi memungkinkan pengukuran aktivitas dan spesifisitas enzim tanpa gangguan kesetimbangan mutarotasi gula pereduksi.
  • Bahan awal sintesis karbohidrat termodifikasi, sebab posisi anomeriknya sudah terlindungi sehingga peneliti dapat berfokus pada modifikasi selektif keempat gugus hidroksil yang tersisa.
  • Pengembangan surfaktan alkil poliglikosida, mengingat kerangka glukosida merupakan inti hidrofilik yang dapat dipasangkan dengan rantai alkil panjang untuk menghasilkan surfaktan nonionik ramah lingkungan.
  • Kajian strategi proteksi dan deproteksi regioselektif, karena perbedaan reaktivitas hidroksil primer C-6 terhadap hidroksil sekunder menjadikannya sistem uji klasik dalam pengembangan metodologi sintesis.
  • Senyawa pembanding pada analisis kromatografi dan NMR karbohidrat, sebab spektrumnya yang terdokumentasi baik membantu verifikasi identitas dan kemurnian produk glikosida hasil sintesis laboratorium.

Merek TCI
Nomor CAS 97-30-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience
Ukuran kemasan 25 g, 100 g, dan 500 g
Bentuk fisik padatan kristalin berwarna putih, larut dalam air
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat, hindari kelembapan

Simpan Methyl alpha-D-Glucopyranoside dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terhindar dari kelembapan, karena senyawa gula umumnya bersifat higroskopis ringan dan dapat menggumpal bila terpapar udara lembap. Ruang penyimpanan sebaiknya berventilasi baik dan jauh dari oksidator kuat maupun asam kuat. Gunakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium saat menimbang untuk menghindari kontak dan terhirupnya debu halus. Untuk larutan uji berbasis air, siapkan secukupnya dan simpan pada kondisi dingin bila akan digunakan kembali, guna mencegah pertumbuhan mikroba. Tumpahan dibersihkan dengan lap lembap dan limbahnya dibuang sesuai prosedur laboratorium.

  • KHANDEKAR dkk. (1993). ChemInform Abstract: Milbemycin Synthesis: Asymmetric Synthesis of Spiroketals from Methyl . alpha.‐D‐Glucopyranoside.. ChemInform doi:10.1002/chin.199344304

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.