3-Methylheptane dari TCI adalah hidrokarbon alkana bercabang berantai delapan karbon yang menjadi senyawa acuan penting dalam analisis bahan bakar dan produk petrokimia. Sebagai salah satu isomer oktana, senyawa ini kerap dipakai untuk menyusun campuran standar pada penentuan indeks retensi kromatografi gas, kalibrasi detektor ionisasi nyala, dan identifikasi komponen fraksi bensin. Kemasan kecil yang tersedia mencerminkan penggunaannya yang umumnya bersifat analitik, yaitu sebagai standar pembanding dalam jumlah terbatas, bukan sebagai pelarut proses berskala besar.
Sifat yang membuat 3-metilheptana dipilih adalah kestabilan kimianya yang sangat tinggi sebagai hidrokarbon jenuh, sehingga tidak bereaksi dengan sebagian besar pereaksi dan tidak mengganggu matriks sampel saat dipakai sebagai standar. Senyawa ini berupa cairan tak berwarna, sangat mudah menguap, sangat mudah terbakar, praktis tidak larut dalam air, namun bercampur baik dengan pelarut hidrokarbon lain. Struktur bercabangnya memberikan waktu retensi yang berbeda jelas dari n-oktana, sehingga sangat membantu pada penelitian pemisahan isomer dan evaluasi daya pisah kolom kapiler.
Laboratorium di Indonesia banyak menggunakan senyawa ini pada pengujian mutu bahan bakar minyak, penelitian pengilangan, dan kajian lingkungan yang menganalisis pencemaran hidrokarbon. Laboratorium kalibrasi dan pengujian yang menerapkan sistem mutu memakainya untuk verifikasi kinerja instrumen kromatografi gas secara berkala. Perguruan tinggi bidang teknik kimia dan teknik perminyakan memanfaatkannya dalam praktikum karakterisasi fraksi minyak bumi dan pembahasan hubungan struktur dengan angka oktan.
- Standar indeks retensi kromatografi gas: waktu retensinya yang khas membantu menetapkan skala indeks retensi dan mengidentifikasi komponen hidrokarbon pada sampel yang rumit.
- Analisis mutu bahan bakar: dipakai sebagai senyawa acuan saat menganalisis komposisi isomer oktana dalam bensin dan fraksi ringan hasil pengilangan minyak bumi.
- Evaluasi kinerja kolom kapiler: pemisahan terhadap isomer oktana lain menjadi tolok ukur daya pisah, efisiensi, dan kondisi kerja kolom kromatografi gas.
- Penelitian angka oktan dan pembakaran: sebagai isomer bercabang, senyawa ini berguna untuk mengkaji hubungan derajat percabangan dengan sifat antiketuk bahan bakar.
- Standar analisis pencemaran hidrokarbon: berfungsi sebagai pembanding pada penentuan total hidrokarbon minyak bumi di sampel air, tanah, dan udara lingkungan.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 589-81-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1 mL, 5 mL |
| Bentuk fisik | cairan tak berwarna yang mudah menguap |
| Penyimpanan | simpan di lemari bahan mudah terbakar, sejuk, berventilasi baik, jauh dari sumber api dan listrik statis |
Simpan 3-metilheptana di dalam lemari penyimpanan khusus bahan sangat mudah terbakar, pada ruangan sejuk dan berventilasi baik, jauh dari nyala api terbuka, percikan listrik, permukaan panas, serta oksidator kuat. Pertahankan wadah aslinya yang tertutup rapat karena senyawa ini sangat mudah menguap dan uapnya dapat membentuk campuran yang dapat menyala bersama udara. Lakukan semua pemindahan di dalam lemari asam dan gunakan alat gelas yang telah dibumikan bila menangani volume lebih besar untuk mencegah muatan listrik statis. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium selama pengerjaan.
- Jaggi dkk. (1996). Infrared and Raman Spectra of 3-Methylheptane. Materials Science Forum doi:10.4028/www.scientific.net/msf.223-224.57
- Serve dkk. (1992). The metabolism of 2-methylheptane in male Fischer 344 rats. Chemosphere doi:10.1016/0045-6535(92)90208-9
- Karinen dkk. (2000). A novel tertiary ether. Synthesis of 3‐methoxy‐3‐methylheptane from 2‐ethyl‐1‐hexene and methanol. Catalysis Letters doi:10.1023/a:1019017605637
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
