N-Methylsaccharin adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur kimia yang kompleks dan sering digunakan dalam penelitian kimia organik untuk membangun molekul dengan sifat tertentu. Dalam laboratorium, N-Methylsaccharin berperan sebagai komponen penting dalam reaksi kimia yang memerlukan keberadaan grup fungsi tertentu. Bahan ini sangat diminati karena kemampuannya dalam membentuk senyawa dengan aktivitas biologis yang beragam.
N-Methylsaccharin memiliki karakteristik kimia yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, sehingga memudahkan proses sintesis tanpa mengalami degradasi berlebihan. Senyawa ini juga memiliki sifat tidak beracun dan mudah dalam proses pemrosesan, membuatnya menjadi pilihan yang aman untuk digunakan dalam laboratorium. Karena sifatnya yang tidak mudah bereaksi, N-Methylsaccharin cocok untuk berbagai jenis reaksi kimia yang membutuhkan kestabilan tinggi.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, N-Methylsaccharin sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi bagian dari peralatan kimia yang diperlukan untuk pengembangan senyawa baru dan penelitian terapan. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan ini tanpa harus mengimpor dari luar negeri.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa kimia organik
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia yang memerlukan stabilitas molekul
- Pembuatan senyawa dengan sifat tertentu untuk aplikasi industri
- Studi tentang reaktivitas senyawa kimia dalam kondisi tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 15448-99-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan sinar matahari langsung |
N-Methylsaccharin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan di tempat yang sejuk serta kering. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu diperlakukan dengan hati-hati dalam proses penggunaan. Pastikan wadah tidak terbuka selama penyimpanan untuk mencegah kontaminasi atau kelembapan. Dalam laboratorium, bahan ini sebaiknya ditangani dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, terutama ketika melakukan proses sintesis atau manipulasi fisik.
- Mockute dkk. (2002). The Effect of Electrolytes Composition on the Behaviour of Saccharin and N-methylsaccharin during Ni Electrodeposition. Transactions of the IMF doi:10.1080/00202967.2002.11871448
- Mockute dkk. (2001). Effect of Chloride Ions on the Behavior of Saccharin, N-Methylsaccharin, and 2-Butyne-1,4-diol during Electrodeposition of Nickel from Acid Electrolytes. Russian Journal of Electrochemistry doi:10.1023/a:1016673922524
- Al-Jibori dkk. (2015). Mixed ligand palladium(II) complexes of N-hydroxy-methylsaccharin (Sac-CH2OH): synthesis, characterization and biological studies. Transition Metal Chemistry doi:10.1007/s11243-015-9988-0
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
