2-Methylbenzothiazole adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis molekul kompleks. Bahan ini memiliki struktur heterosiklik yang membuatnya sangat relevan dalam bidang kimia organik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai prekursor untuk pembuatan senyawa lain yang memiliki aplikasi dalam farmasi, material, dan industri kimia. Karena sifatnya yang stabil dan reaktif, 2-Methylbenzothiazole menjadi pilihan utama dalam penelitian yang memerlukan senyawa dengan struktur heterosiklik.
2-Methylbenzothiazole memiliki sifat kimia yang memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi ring-opening. Senyawa ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga mudah digunakan dalam berbagai proses sintesis. Karakteristik ini menjadikannya ideal untuk aplikasi dalam laboratorium yang membutuhkan reaktivitas tinggi dan kestabilan kimia. Selain itu, senyawa ini tidak mudah terdegradasi, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan berulang.
Di laboratorium Indonesia, 2-Methylbenzothiazole sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa farmakologis dan bahan material. Bahan ini juga menjadi bagian dari program penelitian yang fokus pada pengembangan senyawa baru dengan aplikasi industri. Karena ketersediaannya yang baik dan kualitasnya yang terjamin, senyawa ini sangat diminati oleh para peneliti dan laboratorium di Indonesia.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa farmakologis yang memerlukan struktur heterosiklik
- Pembuatan bahan material dengan sifat kimia tertentu
- Reaksi kimia organik yang membutuhkan bahan dasar reaktif
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa heterosiklik
- Pengembangan senyawa baru dengan aplikasi industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 120-75-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
2-Methylbenzothiazole harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung terhadap cahaya matahari dan udara lembap untuk mencegah penguraian. Saat menangani bahan ini, gunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk meminimalkan kontak langsung. Pastikan area penyimpanan tidak terbuka dan jauh dari sumber panas atau bahan kimia reaktif lainnya.
- Silva dkk. (2018). Experimental and computational thermochemical study of two fluorobenzazoles: 5-fluoro-2-methylbenzoxazole and 5-fluoro-2-methylbenzothiazole. The Journal of Chemical Thermodynamics doi:10.1016/j.jct.2018.01.022
- Barnes dkk. (2010). The reactions of SbX3 (X=Cl, Br, I) with N-methylbenzothiazole-2-thione (mbtt) and N-methylbenzothiazole-2-selone (mbts). Formation of the mixed mer/fac-complex [mer-SbBr3(mbts)2(μ-mbts)fac-SbBr3(mbts)2]·CH2Cl2. Polyhedron doi:10.1016/j.poly.2010.02.029
- HUSEBYE dkk. (1997). ChemInform Abstract: N‐Methylbenzothiazole‐2(3H)‐selone, C8H7NSSe.. ChemInform doi:10.1002/chin.199741042
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
