3-Methyl-1-(3'-sulfoamidophenyl)-5-pyrazolone adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Senyawa ini memiliki struktur heterosiklik yang kompleks, terdiri dari cincin pirazolone dan gugus sulfonamida. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa-senyawa lain yang memiliki aktivitas biologis tertentu. Karena struktur kimianya yang unik, senyawa ini juga menjadi pilihan dalam penelitian tentang reaktivitas dan mekanisme reaksi kimia.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan sinar UV. Karena struktur molekulnya yang kompleks, senyawa ini memerlukan pemrosesan yang hati-hati untuk memastikan keakuratan hasil eksperimen. Ketersediaan dalam bentuk padat dan kemampuannya untuk bereaksi dengan berbagai reaktan membuatnya menjadi bahan yang sangat berguna dalam laboratorium kimia.
Di laboratorium di Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmakologi dan sintesis senyawa bioaktif. Karena kebutuhan akan senyawa dengan struktur heterosiklik yang spesifik, senyawa ini menjadi pilihan utama untuk peneliti yang sedang mengembangkan senyawa baru atau mempelajari mekanisme reaksi tertentu.
- Sintesis senyawa bioaktif untuk pengembangan obat
- Reaksi kimia dalam penelitian farmakologi dan farmakokinetik
- Pengujian aktivitas antioksidan pada senyawa organik
- Penelitian tentang reaktivitas dan mekanisme reaksi kimia
- Pembuatan senyawa intermediet untuk produksi senyawa farmasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 89-29-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar UV dan kelembapan. Karena sifatnya yang sensitif, penanganan harus dilakukan dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan wadah tidak rusak atau bocor untuk mencegah kontaminasi dan keracunan.
—
