2-Mercapto-1-methylimidazole adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterociklik. Senyawa ini memiliki struktur yang terdiri dari imidazol dengan gugus sulfida (-SH) pada posisi 2 dan gugus metil pada posisi 1. Bahan ini sering digunakan dalam sintesis senyawa kompleks, terutama dalam bidang organik dan farmakologi. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan dasar (building block) yang dapat diubah menjadi senyawa lain melalui reaksi kimia tertentu.
Karena struktur kimianya yang kompleks dan reaktivitasnya yang tinggi, 2-Mercapto-1-methylimidazole menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik. Senyawa ini memiliki sifat polar dan dapat berikatan dengan berbagai ligan, sehingga memungkinkan pembentukan senyawa kompleks yang memiliki aplikasi luas. Ketersediaannya dalam bentuk murni juga memudahkan proses pemrosesan dan penggunaannya dalam berbagai eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian ilmu kimia, farmasi, dan biokimia. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakannya sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa obat, bahan kimia industri, dan senyawa organik yang memiliki fungsi spesifik. Karena kehandalannya dalam berbagai reaksi kimia, senyawa ini menjadi bagian penting dalam pengembangan penelitian ilmiah di Indonesia.
- Sintesis senyawa obat dengan struktur heterociklik yang kompleks
- Pengembangan bahan kimia industri untuk aplikasi farmasi dan farmakologi
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa sulfur dalam kimia organik
- Pembuatan ligan untuk kompleks logam berat dalam bidang kimia koordinasi
- Eksperimen sintesis senyawa heterosiklik untuk studi struktur dan aktivitas biologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 60-56-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat (kristal atau serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Karena sifatnya yang reaktif, sebaiknya disimpan dalam suhu kamar dan dihindari paparan udara terbuka. Dalam penanganan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Pastikan area penyimpanan tidak terkontaminasi oleh bahan kimia lain yang tidak kompatibel.
—
