4-Methylthiazole adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterociklik, dan sering digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekul yang terdiri dari cincin tiazol dengan substitusi metil pada posisi keempat, sehingga memberikan sifat kimia yang unik. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan pembangun (building block) yang sangat penting dalam pembuatan senyawa farmakologis, bahan kimia organik, dan produk kimia industri.
4-Methylthiazole memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap oksidasi dan paparan sinar UV. Karena struktur kimianya yang kompleks, senyawa ini memungkinkan reaksi kimia yang beragam dan fleksibel, sehingga menjadi pilihan utama dalam banyak reaksi sintesis. Ketersediaan dalam berbagai varian kemasan juga memudahkan penggunaan dalam berbagai skala eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, 4-Methylthiazole digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, farmasi, dan industri kimia. Bahan ini sering dipilih karena kemampuannya dalam membentuk senyawa baru dengan struktur yang kompleks, serta ketersediaan yang relatif mudah. Penggunaannya juga didukung oleh kebijakan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di sektor kimiawi nasional.
Produk TCI terkait
- TCI A0292 71574-33-9 2-Amino-4,5-dimethylthiazole Hydrochloride
- TCI A0336 6142-15-0 2-Amino-4-methylthiazole Hydrochloride
- TCI B1940 4209-18-1 3-Benzyl-4-methylthiazolium Chloride
- TCI B1224 4568-71-2 3-Benzyl-5-(2-hydroxyethyl)-4-methylthiazolium Chloride
- TCI A3066 82632-77-7 2-Amino-4-(4-chlorophenyl)-5-methylthiazole
- TCI A2916 2289-75-0 4,5-Dimethylthiazol-2-amine
- Sintesis senyawa farmakologis karena kemampuannya dalam membentuk struktur kompleks
- Reaksi kimia organik untuk menghasilkan senyawa heterosiklik lain
- Penelitian bahan kimia industri yang memerlukan bahan dasar stabil
- Pembuatan senyawa aroma dan bahan aditif dalam industri makanan
- Pengembangan senyawa antijamur dan antiviral dalam bidang farmasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 693-95-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g, 100g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sinar matahari langsung |
4-Methylthiazole harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari paparan sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat sensitif terhadap oksidasi, sehingga perlu disimpan dalam lingkungan kering dan dingin. Penggunaan harus dilakukan dalam ruang laboratorium yang terkontrol, serta memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan wadah tidak bocor dan jauhkan dari bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif.
- Meriç dkk. (2025). Pro-apoptotic and mitochondria-disrupting effects of 4-methylthiazole in K562 leukemia cells: A mechanistic investigation. Tissue and Cell doi:10.1016/j.tice.2025.102937
- Cummings dkk. (2023). Noncovalent Interactions in the Molecular Geometries of 4-Methylthiazole···H 2 O and 5-Methylthiazole···H 2 O Revealed by Microwave Spectroscopy. The Journal of Physical Chemistry A doi:10.1021/acs.jpca.3c05360
- Antonov dkk. (2000). ChemInform Abstract: Synthesis of 5‐(2‐Chloroethyl)‐4‐methylthiazole by Reaction of 5‐(2‐Hydroxyethyl)‐4‐methylthiazole with Phosphorus Pentachloride.. ChemInform doi:10.1002/chin.200016056
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
