Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 52267-39-7

Benzyl Methyl Malonate TCI M0974

Benzyl Methyl Malonate TCI M0974

Identitas Kimia

No. CAS
52267-39-7
PubChem
CID 572135·SID 87572954
Rumus molekul
C11H12O4
Berat molekul
208.21 g/mol
Kemurnian
>96.0%(GC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
3-O-benzyl 1-O-methyl propanedioate
SMILES
COC(=O)CC(=O)OCC1=CC=CC=C1
InChIKey
IAUZDBFOEWAQFE-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.485.750,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.485.750,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI M0974 Benzyl Methyl Malonate adalah diester asam malonat yang membawa dua gugus pelindung berbeda, yaitu benzil pada satu ujung karboksil dan metil pada ujung lainnya. Perbedaan ini bukan kebetulan melainkan rancangan sengaja, karena kedua gugus tersebut dapat dilepas dengan cara yang tidak saling mengganggu. Di laboratorium sintesis organik, bahan ini berperan sebagai unit pembawa dua atom karbon yang siap disisipkan ke dalam kerangka molekul target, sekaligus menjadi sumber karbon nukleofilik yang mudah dibangkitkan melalui deprotonasi pada posisi metilena di antara kedua gugus ester.

Keunggulan utama senyawa ini terletak pada ortogonalitas gugus pelindungnya. Ester benzil dapat dilepas melalui hidrogenolisis dengan katalis paladium dalam suasana netral, sedangkan ester metil lazim dihidrolisis dalam kondisi basa. Kebebasan memilih urutan pelepasan inilah yang membuat bahan ini sangat berharga pada sintesis bertahap yang panjang, terutama ketika ahli kimia perlu membebaskan hanya satu gugus karboksilat untuk direaksikan lebih lanjut. Proton pada posisi antara kedua karbonil bersifat cukup asam sehingga alkilasi dan kondensasi dapat dijalankan dengan basa yang relatif ringan. Bentuknya yang cair mempermudah pemindahan dengan syringe.

Di Indonesia, bahan ini banyak digunakan di laboratorium kimia organik perguruan tinggi serta kelompok riset yang mengembangkan senyawa kandidat obat dan bahan antara farmasi. Kemasan 5g dan 25g menjawab kebutuhan riset berskala milimol yang menjadi pola kerja umum di laboratorium akademik nasional, sekaligus memberi pilihan bagi laboratorium yang sudah masuk tahap optimasi dengan pengulangan reaksi lebih banyak.

  • Perpanjangan rantai karbon secara terkendali, karena unit malonat menyediakan dua atom karbon sekaligus gugus karboksilat yang dapat dipertahankan atau dihilangkan sesuai kebutuhan sintesis.
  • Reaksi alkilasi malonat klasik, sebab proton pada posisi antara dua gugus ester cukup asam untuk dideprotonasi dengan basa yang relatif sederhana.
  • Strategi gugus pelindung ortogonal, mengingat ester benzil dapat dilepas lewat hidrogenolisis sementara ester metil dihilangkan melalui hidrolisis basa tanpa saling mengganggu.
  • Sintesis asam karboksilat termodifikasi, karena pelepasan selektif salah satu ester menghasilkan monoasam yang siap diamidasi atau diesterifikasi ulang sesuai rancangan.
  • Pembuatan bahan antara farmasi, sebab banyak kerangka obat memerlukan penyisipan fragmen malonat sebagai penghubung antara dua bagian molekul yang berbeda sifat.

Merek TCI
Nomor CAS 52267-39-7
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5g dan 25g
Bentuk fisik cairan pada suhu ruang
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan tertutup rapat; ikuti anjuran pada lembar data keselamatan resmi

Simpan botol dalam posisi tegak di lemari bahan kimia yang sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari basa kuat maupun oksidator karena gugus ester rentan terhadap hidrolisis dan reaksi yang tidak dikehendaki. Pastikan tutup selalu terpasang rapat agar bahan tidak menyerap uap air dari udara lembap yang khas di banyak daerah. Penakaran cairan sebaiknya menggunakan syringe kering di dalam lemari asam. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium selama penanganan, serta sediakan bahan penyerap tumpahan di dekat area kerja.

—