3-Methyl-1-cyclohexene adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur sikloheksena dengan substitusi metil pada posisi 3, sehingga memberikan fleksibilitas dalam reaksi kimia. Senyawa ini sering ditemukan dalam berbagai aplikasi laboratorium, terutama dalam bidang kimia organik dan sintesis. Dalam proses reaksi, senyawa ini berperan sebagai prekursor atau bahan bantu yang memungkinkan pembentukan senyawa target yang lebih kompleks.
Karena memiliki struktur tidak heterosiklik dan kelarutan yang baik dalam pelarut organik, 3-Methyl-1-cyclohexene menjadi pilihan utama dalam berbagai reaksi kimia seperti adisi, substitusi, dan reaksi radikal bebas. Sifat kimianya yang stabil dalam kondisi tertentu dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai mekanisme reaksi menjadikannya bahan yang sangat berguna. Selain itu, senyawa ini juga memiliki kestabilan termal yang memadai, sehingga cocok untuk penggunaan dalam berbagai kondisi laboratorium.
Di laboratorium di Indonesia, 3-Methyl-1-cyclohexene digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, baik untuk keperluan akademik maupun industri. Bahan ini sering ditemukan dalam proyek penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa baru, pengembangan obat, atau modifikasi senyawa kimia. Ketersediaannya di pasar lokal dan kualitasnya yang terjaga menjadikannya pilihan yang tepat untuk berbagai keperluan penelitian di Indonesia.
- Sintesis senyawa organik kompleks membutuhkan bahan dasar yang memiliki reaktivitas tinggi dan struktur yang fleksibel.
- Reaksi adisi pada ikatan ganda memerlukan senyawa yang stabil dan dapat berpartisipasi dalam berbagai mekanisme reaksi.
- Pengembangan senyawa farmakologis membutuhkan bahan yang dapat diubah menjadi senyawa target melalui reaksi kimia.
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa organik membutuhkan bahan yang memiliki sifat kimia yang dapat diprediksi dan terukur.
- Modifikasi struktur senyawa kimia membutuhkan bahan yang dapat berfungsi sebagai prekursor dalam berbagai reaksi kimia.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 591-48-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung. |
3-Methyl-1-cyclohexene harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat mudah terbakar, sehingga wadah penyimpanannya harus tahan api dan tidak terpapar panas. Selama penanganan, penting untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Bahan ini juga harus dipisahkan dari bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif untuk mencegah reaksi tidak diinginkan.
- Leung (1995). Thermal surface chemistry of 1-, 3-, and 4-methyl-cyclohexene on Si(111) 7 Ã 7: Dehydrogenation mechanism and the effects of methyl substitution. Surface Science doi:10.1016/0039-6028(94)00584-2
- MacPherson dkk. (1995). Thermal surface chemistry of l-, 3-, and 4-methyl-cyclohexene on Si( 111)7 × 7: dehydrogenation mechanism and the effects of methyl substitution. Surface Science doi:10.1016/0039-6028(95)90017-9
- MULLER dkk. (1997). ChemInform Abstract: Lewis Acid Promoted Reactions of 1‐(((2‐Methoxyethoxy)methoxy)( tributylstannyl)methyl)cyclohexene.. ChemInform doi:10.1002/chin.199721089
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
