Methyl 3-Methoxy-2-nitrobenzoate adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam pembentukan senyawa aromatik dan heterosiklik. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan bantu yang sangat penting untuk mempercepat proses sintesis dan pengembangan senyawa baru. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang baik, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti dan ilmuwan.
Methyl 3-Methoxy-2-nitrobenzoate memiliki struktur molekul yang khas, dengan gugus nitro dan metoksil yang memberikan sifat reaktif dan polaritas tinggi. Sifat ini memungkinkan senyawa ini untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia seperti substitusi, reduksi, dan reaksi nucleofilik. Karena kemurnian dan konsistensi kualitasnya, senyawa ini sangat diminati dalam berbagai penelitian kimia.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, baik dalam institusi pendidikan maupun lembaga penelitian. Ketersediaan dan kualitasnya yang baik menjadikannya pilihan utama untuk berbagai eksperimen dan pengembangan senyawa baru.
- Sintesis senyawa aromatik dan heterosiklik untuk penelitian farmakologi
- Pengembangan senyawa obat baru melalui reaksi substitusi dan reduksi
- Analisis struktur molekul menggunakan teknik spektroskopi
- Penelitian kimia organik dalam bidang material dan polimer
- Uji reaktivitas senyawa dalam reaksi kimia berbagai kondisi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 5307-17-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari paparan cahaya dan kelembapan |
Methyl 3-Methoxy-2-nitrobenzoate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya langsung dan kelembapan. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau kaca. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Karena sifat kimianya yang reaktif, bahan ini harus dihindari dari kontak langsung dengan bahan kimia yang tidak kompatibel.
—
