Minoxidil adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologi dan biokimia. Sebagai reagen farmakologi, Minoxidil berperan dalam studi tentang efek farmakologis dan mekanisme kerja obat, terutama dalam penelitian terapi hipertensi dan rambut rontok. Bahan ini sering digunakan dalam eksperimen untuk menguji respons sel terhadap senyawa tertentu, serta dalam pengembangan obat baru yang memiliki efek vasodilatasi. Dalam laboratorium, Minoxidil juga digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa lain yang memiliki aktivitas farmakologis.
Minoxidil memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang kompleks, yang memungkinkan interaksi dengan berbagai reseptor sel dan enzim. Karena sifatnya yang dapat diprediksi dan konsistensi kualitas, Minoxidil menjadi pilihan utama dalam penelitian di bidang farmakologi dan biokimia.
Di laboratorium Indonesia, Minoxidil digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah yang berkaitan dengan farmakologi dan biokimia. Bahan ini sangat relevan untuk institusi penelitian dan universitas yang melakukan studi tentang efek farmakologis dan pengembangan obat. Ketersediaannya juga mendukung kebutuhan penelitian lokal dalam bidang kesehatan dan farmasi.
- Minoxidil digunakan dalam penelitian efek vasodilatasi obat untuk menguji respons pembuluh darah.
- Bahan ini cocok untuk studi tentang mekanisme kerja obat dalam pengobatan hipertensi.
- Minoxidil sering digunakan dalam eksperimen sintesis senyawa farmakologis baru.
- Bahan ini dapat digunakan dalam uji aktivitas biologis pada sel manusia atau hewan.
- Minoxidil juga digunakan dalam penelitian tentang efek terapi rambut rontok pada model eksperimental.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 38304-91-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Pharmaceutical Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padatan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung. |
Minoxidil sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat dan ditempatkan di area yang sejuk serta jauh dari paparan cahaya matahari langsung. Karena sifatnya yang kimia, bahan ini harus disimpan di tempat yang tidak terkontaminasi oleh bahan kimia lain. Selama penyimpanan, pastikan wadah tidak terbuka untuk mencegah penguapan dan perubahan sifat kimia. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk meminimalkan risiko paparan.
- (2019). Minoxidil overdose. Reactions Weekly doi:10.1007/s40278-019-57295-z
- Polonini dkk. (2023). Compounded Hair Solutions and Foams Containing Minoxidil: Does the Color Change Impact Stability?. Scientia Pharmaceutica doi:10.3390/scipharm91030039
- Pfaffen dkk. (2006). Electrochemical Determination of Minoxidil in Different Pharmaceutical Formulations by Flow Injection Analysis. Analytical Sciences doi:10.2116/analsci.22.91
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.


