2-Methoxy-4-nitrotoluene adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai aplikasi kimia, termasuk dalam pembuatan senyawa aromatik kompleks dan senyawa intermediat. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan baku yang sangat penting untuk menghasilkan senyawa dengan struktur tertentu.
Karakteristik utama dari 2-Methoxy-4-nitrotoluene termasuk stabilitas kimia yang baik dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi substitusi dan reaksi elektrofilik. Senyawa ini juga memiliki sifat non-polar yang memungkinkan ia larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan kloroform. Hal ini membuatnya sangat cocok untuk digunakan dalam berbagai reaksi kimia yang membutuhkan pelarut non-air.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa aromatik dan senyawa intermediat. Karena ketersediaannya yang relatif luas dan keandalan sifat kimianya, senyawa ini menjadi pilihan favorit para peneliti dan mahasiswa yang sedang meneliti reaksi kimia kompleks.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks yang memerlukan substitusi elektrofilik
- Pembuatan senyawa intermediat dalam reaksi kimia organik
- Pengujian katalis dalam reaksi substitusi nitro
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik
- Pengembangan senyawa farmakologis yang memiliki struktur tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 13120-77-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung. Karena sifat kimianya yang stabil, penyimpanan dalam ruangan dengan suhu kamar sudah cukup. Namun, untuk memastikan kestabilan, sebaiknya disimpan dalam lingkungan yang tidak terkontaminasi oleh uap air atau bahan kimia lain. Selama penanganan, selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
—
