TCI M1755 2-Methylthiazole adalah heterosiklik lima anggota yang memuat atom nitrogen dan belerang dengan gugus metil pada posisi 2. Senyawa ini termasuk anggota paling sederhana dari keluarga tiazol tersubstitusi dan menjadi titik masuk yang lazim bagi penelitian berbasis kerangka tiazol. Di laboratorium, perannya ganda: sebagai blok pembangun untuk menyusun molekul yang lebih rumit, dan sebagai senyawa acuan bagi kajian spektroskopi serta analisis aroma, mengingat banyak turunan tiazol dikenal memiliki karakter bau khas yang relevan dalam ilmu pangan.
Sifat yang membuatnya dipilih adalah keseimbangan antara kereaktifan dan kemudahan penanganan. Gugus metil pada posisi 2 dapat dideprotonasi menjadi karbanion yang stabil karena pengaruh cincin, sehingga terbuka jalur alkilasi dan kondensasi aldol pada gugus metil tersebut. Sementara itu, posisi 5 pada cincin tiazol relatif reaktif terhadap substitusi elektrofilik, dan posisi 2 serta 5 dapat dimetalasi secara terarah dengan basa kuat. Atom nitrogen cincin juga mampu berkoordinasi dengan logam transisi, sehingga senyawa ini berguna dalam penelitian ligan dan katalisis.
Di lingkungan laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan pada riset kimia organik sintetik, kimia medisinal, serta penelitian flavor dan aroma pada teknologi pangan. Kemasan 5 g sesuai untuk skala penelitian, baik untuk reaksi penjajakan maupun penyiapan larutan standar pada analisis kromatografi gas. Ukuran yang ringkas juga membantu laboratorium menjaga bahan tetap segar, mengingat senyawa tiazol volatil sebaiknya tidak disimpan terlalu lama dalam wadah yang sering dibuka tutup.
Produk TCI terkait
- TCI A0292 71574-33-9 2-Amino-4,5-dimethylthiazole Hydrochloride
- TCI A0336 6142-15-0 2-Amino-4-methylthiazole Hydrochloride
- TCI B1940 4209-18-1 3-Benzyl-4-methylthiazolium Chloride
- TCI B1224 4568-71-2 3-Benzyl-5-(2-hydroxyethyl)-4-methylthiazolium Chloride
- TCI A3066 82632-77-7 2-Amino-4-(4-chlorophenyl)-5-methylthiazole
- TCI A2916 2289-75-0 4,5-Dimethylthiazol-2-amine
- Blok pembangun sintesis heterosiklik, karena kerangka tiazol dapat dikembangkan melalui metalasi dan substitusi sehingga mempercepat pembuatan molekul target yang lebih kompleks.
- Substrat reaksi pada gugus metil posisi 2, sebab deprotonasi menghasilkan nukleofil yang dapat dialkilasi atau dikondensasikan dengan aldehida secara terkendali.
- Penelitian flavor dan aroma, karena senyawa tiazol berperan penting pada profil bau bahan pangan sehingga dibutuhkan sebagai standar analisis kromatografi gas.
- Sintesis ligan dan kompleks koordinasi, sebab nitrogen cincin mampu mengikat pusat logam transisi untuk membangun katalis homogen maupun bahan fungsional baru.
- Bahan acuan pembelajaran dan kalibrasi spektroskopi, karena spektrum NMR dan massanya khas sehingga memudahkan mahasiswa memahami ciri heterosiklik nitrogen-belerang.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3581-87-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g |
| Bentuk fisik | cairan pada suhu ruang |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, gelap, berventilasi baik, dan tertutup rapat sesuai petunjuk label |
Simpan dalam botol kaca bertutup rapat di tempat sejuk, gelap, dan berventilasi baik, jauh dari panas, percikan, serta nyala api. Senyawa tiazol volatil umumnya berbau sangat tajam, sehingga seluruh penimbangan dan pemindahan wajib dilakukan di dalam lemari asam agar uapnya tidak menyebar ke ruang kerja. Gunakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta hindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Tutup kembali wadah segera setelah dipakai, dan jangan menyimpan botol yang sudah dibuka di lemari terbuka. Jauhkan dari bahan pengoksidasi kuat dan asam kuat.
- Singh dkk. (2004). X‐ray crystal structure of 2‐{2‐acetylamino‐4‐[bis‐(2‐methoxycarbonylethyl)amino]‐phenylazo}‐4‐methylthiazole‐5‐carboxylic acid ethyl ester. Coloration Technology doi:10.1111/j.1478-4408.2004.tb00210.x
- Cummings dkk. (2023). Noncovalent Interactions in the Molecular Geometries of 4-Methylthiazole···H 2 O and 5-Methylthiazole···H 2 O Revealed by Microwave Spectroscopy. The Journal of Physical Chemistry A doi:10.1021/acs.jpca.3c05360
- Antonov dkk. (2000). ChemInform Abstract: Synthesis of 5‐(2‐Chloroethyl)‐4‐methylthiazole by Reaction of 5‐(2‐Hydroxyethyl)‐4‐methylthiazole with Phosphorus Pentachloride.. ChemInform doi:10.1002/chin.200016056
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
