Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 82294-70-0

4-Methylthiazole-5-carboxaldehyde TCI M1812

4-Methylthiazole-5-carboxaldehyde TCI M1812

Identitas Kimia

No. CAS
82294-70-0
PubChem
CID 581339·SID 172089149
Rumus molekul
C5H5NOS
Berat molekul
127.17 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
4-methyl-1,3-thiazole-5-carbaldehyde
SMILES
CC1=C(SC=N1)C=O
InChIKey
JJVIEMFQPALZOZ-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 928.200,00
Harga reguler Harga obral Rp 928.200,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI M1812 4-Methylthiazole-5-carboxaldehyde adalah senyawa heterosiklik yang memadukan cincin tiazol beranggota lima berisi atom nitrogen dan belerang dengan gugus aldehida reaktif pada posisi lima serta gugus metil pada posisi empat. Kombinasi ini menjadikannya building block heterosiklik yang sangat berguna di laboratorium sintesis organik, karena peneliti memperoleh inti tiazol yang sudah terbentuk sempurna sekaligus gugus fungsi aldehida yang siap diolah lebih lanjut. Kerangka tiazol sendiri merupakan motif struktural yang sering ditemui pada senyawa bioaktif, sehingga bahan awal semacam ini menghemat banyak tahapan kerja.

Sifat yang membuatnya dipilih adalah reaktivitas aldehida yang tinggi namun terkendali pada cincin heteroaromatik. Gugus karbonil aldehida terbuka untuk aminasi reduktif, kondensasi aldol, reaksi Wittig, pembentukan imina, hingga oksidasi menjadi asam karboksilat atau reduksi menjadi alkohol benzilik. Cincin tiazol memberi sifat elektronik khas yang memengaruhi kepolaran, kelarutan dalam pelarut organik umum, serta kemampuan berkoordinasi, sementara gugus metil pada posisi bersebelahan memberikan penataan ruang yang membantu mengarahkan selektivitas reaksi. Karena aldehida cenderung peka terhadap oksidasi udara, kemurnian awal yang baik sangat menentukan keberhasilan tahap sintesis berikutnya.

Laboratorium di Indonesia biasanya menggunakan bahan ini pada penelitian kimia medisinal, sintesis heterosiklik di program magister dan doktoral, serta riset penemuan senyawa baru di lembaga penelitian dan industri farmasi. Kemasan 1 g dan 5 g sangat sesuai untuk kerja skala kecil, misalnya penapisan kondisi reaksi, pembuatan pustaka senyawa terbatas, atau penyiapan bahan antara yang segera dipakai sehingga risiko penurunan mutu selama penyimpanan dapat ditekan.

  • Sintesis senyawa bioaktif bercincin tiazol: menyediakan inti heterosiklik jadi sehingga peneliti langsung dapat memodifikasi gugus aldehida menjadi beragam turunan target.
  • Aminasi reduktif: gugus aldehida bereaksi mulus dengan amina primer maupun sekunder untuk membentuk amina tersubstitusi yang banyak dicari pada riset kimia medisinal.
  • Reaksi Wittig dan olefinasi: karbonil aldehida yang reaktif memungkinkan pemanjangan rantai karbon secara terkendali untuk membangun kerangka molekul yang lebih kompleks.
  • Pembentukan basa Schiff dan ligan: kondensasi dengan amina menghasilkan imina yang berguna sebagai ligan pada penelitian kimia koordinasi dan katalisis logam transisi.
  • Pembuatan pustaka senyawa: ukuran kemasan kecil dan reaktivitas serbaguna mendukung sintesis paralel beberapa analog sekaligus pada penapisan aktivitas tahap awal.

Merek TCI
Nomor CAS 82294-70-0
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik mengacu pada label kemasan dan Certificate of Analysis batch
Penyimpanan simpan sejuk, kering, terlindung cahaya, dan sedapat mungkin di bawah gas inert

Karena gugus aldehida rentan teroksidasi oleh udara, simpan senyawa dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, gelap, dan kering, serta pertimbangkan pembilasan ruang kepala wadah dengan nitrogen atau argon setelah pengambilan. Gunakan jarum suntik kering atau spatula bersih untuk menghindari masuknya uap air. Lakukan penanganan di lemari asam karena aldehida heterosiklik umumnya berbau menyengat dan dapat mengiritasi saluran pernapasan. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta baca lembar data keselamatan sebelum membuka kemasan.

—