Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 656-53-1

2-(4-Methyl-5-thiazolyl)ethyl Acetate TCI M1848

2-(4-Methyl-5-thiazolyl)ethyl Acetate TCI M1848

Identitas Kimia

No. CAS
656-53-1
PubChem
CID 61192·SID 87559156
Rumus molekul
C8H11NO2S
Berat molekul
185.25 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-(4-methyl-1,3-thiazol-5-yl)ethyl acetate
SMILES
CC1=C(SC=N1)CCOC(=O)C
InChIKey
CRTCWNPLKVVXIX-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 477.750,00
Harga reguler Harga obral Rp 477.750,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI M1848 2-(4-Methyl-5-thiazolyl)ethyl Acetate adalah ester asetat dari alkohol tiazol yang umum dikenal sebagai sulfurol, yakni senyawa dengan cincin tiazol bermetil dan rantai samping hidroksietil. Senyawa ini menempati posisi menarik di antara kimia heterosiklik dan kimia pangan: kerangka 4-metiltiazol merupakan fragmen struktural yang juga hadir pada tiamina atau vitamin B1, sementara bentuk esternya dikenal sebagai bahan pemberi aroma. Di laboratorium, bahan ini berfungsi sebagai blok bangunan heterosiklik sekaligus senyawa acuan pada analisis profil aroma.

Sifat yang membuatnya dipilih adalah keberadaan gugus ester yang terlindungi namun mudah dibuka kembali. Gugus asetat melindungi alkohol primer selama tahapan reaksi tertentu, lalu dapat dihidrolisis atau ditransesterifikasi pada kondisi ringan untuk mengembalikan gugus hidroksil sebagai titik fungsionalisasi lanjutan. Cincin tiazolnya sendiri stabil secara aromatik, mengandung nitrogen dan belerang yang dapat berkoordinasi pada logam, serta memiliki posisi karbon antara kedua heteroatom yang relatif asam sehingga dapat dideprotonasi untuk reaksi pembentukan ikatan karbon–karbon. Esterifikasi juga menurunkan polaritas molekul, memperbaiki kelarutan dalam pelarut organik serta perilaku kromatografinya.

Laboratorium di Indonesia memanfaatkan senyawa ini pada riset flavor dan fragrans, pengembangan standar analisis kromatografi gas untuk produk pangan, serta sintesis turunan tiazol dalam penapisan senyawa bioaktif. Dua pilihan kemasan memungkinkan penyesuaian antara kebutuhan kalibrasi instrumen yang kecil dan pekerjaan sintesis bertahap yang lebih besar.

  • Standar pembanding analisis kromatografi gas untuk profil aroma pangan, karena struktur tiazol esternya memberikan waktu retensi dan pola fragmentasi massa yang khas.
  • Bentuk terlindungi dari alkohol tiazol, sebab gugus asetat dapat dihidrolisis secara selektif untuk mengembalikan gugus hidroksil sebagai titik penyambungan berikutnya.
  • Sintesis turunan tiazol bioaktif, mengingat kerangka 4-metiltiazol merupakan motif yang dijumpai pada tiamina dan berbagai molekul aktif hasil riset medisinal.
  • Pembuatan ligan heterosiklik untuk kompleks logam transisi, karena atom nitrogen dan belerang pada cincin tiazol mampu berkoordinasi pada pusat logam.
  • Substrat kajian reaksi transesterifikasi dan hidrolisis terkatalisis enzim, sebab esternya sederhana namun membawa gugus heterosiklik yang menguji selektivitas biokatalis.

Merek TCI
Nomor CAS 656-53-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik cairan pada suhu ruang
Penyimpanan simpan sejuk, kering, tertutup rapat, dan terlindung dari cahaya

Simpan dalam botol tertutup rapat di tempat sejuk, kering, gelap, dan berventilasi baik, jauh dari asam kuat, basa kuat, serta oksidator yang dapat memicu hidrolisis atau penguraian gugus ester. Penyimpanan di lemari pendingin reagen membantu menjaga kemurnian senyawa beraroma yang mudah menguap. Lakukan pemindahan di dalam lemari asam karena baunya kuat dan mudah menyebar ke seluruh ruang laboratorium, serta tutup kembali botol segera setelah digunakan. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium; hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, lalu rujuk lembar data keselamatan bahan.

—