Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 4439-02-5

3,4-Methylenedioxyphenylacetonitrile TCI M1923

3,4-Methylenedioxyphenylacetonitrile TCI M1923

Identitas Kimia

No. CAS
4439-02-5
PubChem
CID 78178·SID 87560259
Rumus molekul
C9H7NO2
Berat molekul
161.16 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-(1,3-benzodioxol-5-yl)acetonitrile
SMILES
C1OC2=C(O1)C=C(C=C2)CC#N
InChIKey
ZQPBOYASBNAXOZ-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.829.100,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.829.100,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI M1923 3,4-Methylenedioxyphenylacetonitrile adalah senyawa aromatik yang menggabungkan cincin benzena bergugus metilendioksi dengan rantai samping asetonitril. Gugus metilendioksi, yakni jembatan –O–CH₂–O– yang menghubungkan dua posisi bersebelahan pada cincin, merupakan motif struktural yang dikenal luas dalam kimia bahan alam karena dijumpai pada berbagai senyawa turunan tumbuhan. Di laboratorium, bahan ini berperan sebagai building block sintesis, yaitu bahan baku yang memungkinkan peneliti membawa kerangka piperonil ke dalam molekul target tanpa harus membangun pola substitusi tersebut dari awal melalui banyak tahapan reaksi.

Sifat yang membuatnya dipilih terletak pada reaktivitas gugus nitril sekaligus keasaman proton benzilik di sebelahnya. Gugus nitril dapat dihidrolisis menjadi asam karboksilat atau amida, direduksi menjadi amina primer, maupun diikutkan dalam pembentukan heterosiklik seperti tetrazol. Proton pada karbon di antara cincin aromatik dan nitril relatif asam, sehingga mudah dideprotonasi untuk reaksi alkilasi atau kondensasi Knoevenagel yang memperpanjang kerangka karbon. Cincin metilendioksi sendiri bersifat cukup stabil pada kondisi netral dan basa, sehingga mempertahankan integritas struktur selama transformasi berlangsung di bagian rantai samping.

Di laboratorium Indonesia, senyawa ini umumnya dipakai pada riset sintesis organik dan kimia bahan alam, terutama ketika peneliti membuat analog senyawa yang mengandung motif metilendioksifenil. Tersedia dalam kemasan 5 g dan 25 g yang sesuai untuk skala penelitian. Perlu dicatat bahwa senyawa dengan motif ini termasuk bahan yang pemanfaatannya diawasi di banyak negara, sehingga pembelian dan penggunaannya perlu disertai dokumentasi institusi serta mengikuti ketentuan perizinan bahan kimia yang berlaku.

  • Sintesis senyawa berkerangka piperonil, karena motif metilendioksifenil yang sudah terbentuk menghemat beberapa langkah reaksi dibandingkan membangunnya dari fenol sederhana.
  • Prekursor amina primer melalui reduksi gugus nitril, memberikan akses langsung pada fenetilamin tersubstitusi untuk keperluan riset sintesis organik terkendali.
  • Pembuatan asam arilasetat lewat hidrolisis nitril, menjadikannya bahan awal yang praktis bagi pembuatan turunan amida maupun ester lanjutan.
  • Reaksi alkilasi pada karbon alfa, sebab proton benzilik di samping nitril cukup asam untuk dideprotonasi dan direaksikan dengan elektrofil.
  • Riset kimia bahan alam dan pembuatan bahan pembanding, karena motif metilendioksi lazim ditemukan pada metabolit sekunder tumbuhan yang sedang dipelajari.

Merek TCI
Nomor CAS 4439-02-5
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori TCI
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik padatan pada suhu ruang; rujuk label dan CoA bawaan produk
Penyimpanan wadah tertutup rapat, tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya

Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, berventilasi baik, dan terlindung dari cahaya, jauh dari asam kuat maupun bahan pengoksidasi. Senyawa nitril perlu ditangani dengan kehati-hatian tinggi: seluruh penimbangan dan pemindahan sebaiknya dilakukan di dalam lemari asam menggunakan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pengaman, dan jas laboratorium tertutup. Hindari kontak dengan kulit maupun terhirupnya debu. Karena termasuk bahan yang penggunaannya diawasi di banyak wilayah, simpan di lemari terkunci, catat pemakaian dalam logbook, dan kelola limbahnya melalui jalur limbah B3 institusi.

—