2-(2-Methoxyphenoxy)ethylamine adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang unik, yang memungkinkannya berperan sebagai bahan pembangun dalam berbagai reaksi kimia. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk menghasilkan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu, seperti obat atau bahan kimia industri. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik.
Bahan ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap kelembapan dan oksidasi. Karena itu, senyawa ini harus disimpan dengan hati-hati untuk menjaga kualitasnya. Ketersediaannya dalam bentuk padat dan kemampuannya untuk bereaksi dengan berbagai reagen membuatnya sangat diminati dalam penelitian kimia.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmakologi dan sintesis senyawa aktif. Banyak institusi pendidikan dan penelitian mengandalkan senyawa ini untuk eksperimen yang memerlukan bahan baku yang presisi dan konsisten.
- Sintesis senyawa farmakologis untuk pengembangan obat baru
- Reaksi kimia organik dalam penelitian bahan kimia industri
- Pembuatan senyawa dengan aktivitas antioksidan atau anti-inflamasi
- Penelitian tentang struktur molekuler dan reaktivitas senyawa kompleks
- Pengujian katalis dan reaktivitas dalam reaksi kimia tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1836-62-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari kelembapan serta sinar matahari langsung. Penyimpanan di tempat sejuk dan kering sangat penting untuk menjaga kualitas dan reaktivitas senyawa. Saat penggunaan, pastikan wadah tetap tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari paparan langsung.
—




