Methocarbamol adalah senyawa farmakologis yang digunakan dalam penelitian farmasi untuk menguji efek farmakologis dan mekanisme kerja obat. Bahan ini termasuk dalam kategori reagen farmasi yang digunakan dalam eksperimen laboratorium untuk mengevaluasi aktivitas antispasmodik dan efek pada sistem saraf. Methocarbamol sering digunakan dalam penelitian terkait pengobatan nyeri otot dan kejang, serta dalam pengembangan obat baru yang memiliki efek antispasmodik.
Methocarbamol memiliki sifat kimia stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Bahan ini juga memiliki daya tahan terhadap penguraian oleh suhu dan cahaya, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang relatif lama. Karakteristik ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk penelitian yang memerlukan konsistensi dan keakuratan hasil.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, Methocarbamol digunakan dalam berbagai penelitian farmasi, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset. Bahan ini menjadi bagian dari kebutuhan dasar peneliti yang ingin menguji efek farmakologis senyawa tertentu terhadap sistem saraf dan otot.
- Penelitian farmasi untuk menguji efek antispasmodik pada sistem saraf
- Pengembangan obat baru yang memiliki aktivitas antinyeri otot
- Eksperimen terkait mekanisme kerja obat pada jaringan otot
- Uji klinis eksperimental untuk mengevaluasi efektivitas obat
- Penelitian terapi alternatif untuk pengobatan nyeri kronis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 532-03-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Pharmaceutical Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya langsung |
Methocarbamol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan ditempatkan di area yang sejuk serta terlindung dari cahaya matahari langsung. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam penggunaan, pastikan alat dan wadah yang digunakan bersih dan tidak terkontaminasi. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani bahan ini.
- (2023). Methocarbamol. Reactions Weekly doi:10.1007/s40278-023-50558-3
- (2024). Meloxicam/methocarbamol. Reactions Weekly doi:10.1007/s40278-024-61265-9
- Rumpler dkk. (2013). The pharmacokinetics of methocarbamol and guaifenesin after single intravenous and multiple‐dose oral administration of methocarbamol in the horse. Journal of Veterinary Pharmacology and Therapeutics doi:10.1111/jvp.12068
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
