3-(Methylamino)propionitrile adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia yang memerlukan reaktivitas tinggi dan kemampuan untuk berikatan dengan berbagai grup fungsional. Sebagai building block, senyawa ini memiliki peran penting dalam pembuatan senyawa-senyawa seperti obat-obatan, bahan kimia industri, dan bahan baku untuk senyawa heterosiklik.
Karakteristik utama dari 3-(Methylamino)propionitrile adalah struktur nitrilnya yang sangat reaktif, sehingga memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi nucleofilik yang efektif. Senyawa ini juga memiliki sifat polar yang tinggi, sehingga mudah larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton. Keunggulan ini menjadikannya pilihan utama dalam reaksi kimia yang membutuhkan reaktivitas tinggi dan kemampuan untuk berikatan dengan berbagai substrat.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini sering digunakan oleh peneliti kimia dan ilmuwan untuk pengembangan senyawa baru, penelitian farmakologi, serta pengujian bahan kimia. Karena kegunaannya yang luas dan keandalan sifat kimianya, senyawa ini menjadi bahan yang sangat dibutuhkan dalam berbagai penelitian ilmiah di laboratorium lokal.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa farmakologis untuk pengembangan obat baru
- Reaksi kimia dalam pembuatan bahan baku industri kimia
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa organik kompleks
- Pengujian kualitas bahan kimia dalam proses produksi
- Pembuatan senyawa heterosiklik untuk aplikasi biomedis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 693-05-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 100mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Karena sifat reaktifnya, senyawa ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan wadah tidak bocor dan tidak terpapar udara bebas. Penyimpanan yang tepat akan memperpanjang masa pakai dan meminimalkan risiko reaksi kimia yang tidak diinginkan.
—
