Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 25016-11-9

1-Methylpyrazole-4-carboxaldehyde TCI M2372

1-Methylpyrazole-4-carboxaldehyde TCI M2372

Identitas Kimia

No. CAS
25016-11-9
PubChem
CID 573117·SID 253659561
Rumus molekul
C5H6N2O
Berat molekul
110.11 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
1-methylpyrazole-4-carbaldehyde
SMILES
CN1C=C(C=N1)C=O
InChIKey
MYFZXSOYJVWTBL-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.246.350,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.246.350,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

1-Methylpyrazole-4-carboxaldehyde dengan nomor CAS 25016-11-9 merupakan building block heterosiklik yang memadukan cincin pirazol tersubstitusi metil pada atom nitrogen dengan gugus aldehida pada posisi C-4. Cincin pirazol adalah salah satu motif paling produktif dalam kimia medisinal dan agrokimia modern, sementara gugus aldehida menyediakan titik masuk reaksi yang sangat serbaguna. Perpaduan keduanya membuat senyawa ini banyak dipakai sebagai bahan awal untuk membangun molekul yang lebih rumit di laboratorium sintesis organik.

Keunggulan yang membuatnya dipilih terletak pada gugus N-metil yang sudah terpasang sejak awal. Substitusi ini mengunci posisi tautomer cincin pirazol sehingga masalah regiokimia yang sering muncul pada pirazol tanpa substituen nitrogen dapat dihindari, dan produk reaksi menjadi lebih mudah diprediksi serta dimurnikan. Gugus aldehidanya siap mengalami aminasi reduktif, kondensasi aldol, reaksi Wittig, olefinasi Horner-Wadsworth-Emmons, pembentukan imina, hingga oksidasi menjadi asam atau reduksi menjadi alkohol. Bentuknya sebagai padatan memudahkan penimbangan presisi dalam skala miligram hingga gram.

Laboratorium di Indonesia memanfaatkan reagen pirazol semacam ini dalam riset pengembangan senyawa kandidat obat, penelitian pestisida generasi baru, serta praktikum lanjut kimia heterosiklik. Fakultas farmasi dan jurusan kimia sering membutuhkan aldehida heterosiklik yang stabil dan siap pakai agar rangkaian sintesis dapat dimulai langsung. Kemasan 1 g dan 5 g sesuai untuk penelitian skala kecil dan tahap optimasi metode.

  • Aminasi reduktif menuju amina pirazol: gugus aldehidanya bereaksi mulus dengan amina primer maupun sekunder untuk menghasilkan turunan aminometil yang banyak dikaji secara biologis.
  • Olefinasi Wittig dan Horner-Wadsworth-Emmons: karbon aldehida menjadi titik perpanjangan rantai untuk membentuk alkena tersubstitusi pirazol dengan kontrol geometri yang baik.
  • Sintesis basa Schiff dan ligan: kondensasi dengan amina menghasilkan imina yang dipakai sebagai ligan dalam kajian kompleks logam transisi dan katalisis.
  • Bahan awal riset agrokimia: motif pirazol N-metil hadir pada banyak fungisida modern sehingga senyawa ini berguna untuk mengeksplorasi analog struktural baru.
  • Reaksi multikomponen: sifat elektrofilik aldehida membuatnya menjadi komponen andalan dalam reaksi Ugi, Biginelli, dan Hantzsch untuk membangun pustaka senyawa.

Merek TCI
Nomor CAS 25016-11-9
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik padatan
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan tertutup rapat, terlindung dari udara lembap

Simpan 1-Methylpyrazole-4-carboxaldehyde dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di tempat sejuk dan kering. Aldehida secara umum dapat teroksidasi perlahan menjadi asam karboksilat bila terpapar udara dalam waktu lama, sehingga botol sebaiknya ditutup segera setelah pemakaian dan disimpan dengan desikan di lingkungan lembap. Biarkan wadah menyesuaikan suhu ruang sebelum dibuka agar uap air tidak mengembun. Gunakan spatula bersih dan kering saat penimbangan, lakukan pemindahan di lemari asam, serta kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium.

—