2-Morpholino-8-phenylchromone adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan ilmiah, terutama dalam bidang biologi sel dan neurosains. Senyawa ini merupakan salah satu komponen penting dalam studi mekanisme sinyal seluler dan interaksi molekuler dalam sistem saraf. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau sebagai penghambat atau pemicu aktivitas enzim tertentu.
Karakteristik utama dari 2-Morpholino-8-phenylchromone adalah struktur kimianya yang kompleks dan kemampuannya untuk berinteraksi dengan berbagai reseptor seluler. Senyawa ini memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia. Karena sifatnya yang stabil dan tidak mudah terurai, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian terkait penyakit neurodegeneratif, pengembangan obat, serta studi tentang respons sel terhadap rangsangan eksternal. Peneliti di berbagai institusi seperti universitas dan lembaga riset sering memanfaatkan senyawa ini untuk eksperimen yang memerlukan keakuratan dan konsistensi hasil.
- Penelitian tentang mekanisme sinyal seluler dalam respons terhadap stres oksidatif
- Pengembangan obat untuk gangguan neurologis seperti Alzheimer dan Parkinson
- Studi interaksi molekuler dalam sistem saraf manusia
- Eksperimen sintesis senyawa baru dengan aktivitas biologis tertentu
- Analisis efek farmakologis senyawa pada model sel in vitro
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 154447-36-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Cell Biology > Cell Signaling and Neuroscience |
| Ukuran kemasan | 25mg |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, dalam kondisi kering dan terlindung dari cahaya matahari langsung. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker respirator untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi.
—
