Methyl 11-Bromoundecanoate adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekul yang memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi lainnya yang penting dalam pembuatan senyawa organik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk menghasilkan produk-produk yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan kimia organik.
Methyl 11-Bromoundecanoate memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat reaktif terhadap kondisi tertentu seperti suhu tinggi atau kelembapan. Senyawa ini juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pencampuran dan reaksi kimia. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini memerlukan penanganan yang hati-hati untuk memastikan keamanan dan efisiensi dalam penggunaan.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa dengan struktur kompleks. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini sebagai bahan baku untuk eksperimen yang memerlukan reaktivitas tinggi dan kestabilan tertentu.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan reaktivitas tinggi
- Reaksi substitusi bromo pada rantai karbon untuk menghasilkan senyawa baru
- Pengembangan senyawa farmakologis dengan struktur tertentu
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa halogen pada rantai alkil
- Sintesis senyawa dengan aplikasi dalam bidang material dan kimia medis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 6287-90-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Methyl 11-Bromoundecanoate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan kelembapan. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Penanganan harus dilakukan dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Bahan ini tidak boleh disimpan bersama bahan yang bersifat reaktif atau korosif.
—
