2-Methyl-1,10-phenanthroline adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur kompleks yang memungkinkannya berperan sebagai ligan dalam kompleks logam transisi. Senyawa ini sering digunakan sebagai bahan bantu dalam proses pengendapan dan pembentukan senyawa kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini juga digunakan untuk analisis kualitatif dan kuantitatif melalui metode spektroskopi dan titrasi.
Karakteristik utama dari 2-Methyl-1,10-phenanthroline adalah kemampuannya untuk membentuk kompleks dengan logam berat seperti tembaga, perak, dan timah. Sifat ini menjadikannya bahan yang sangat diminati dalam reaksi kimia organik dan anorganik. Senyawa ini juga stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan di laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia murni dan terapan. Banyak institusi pendidikan dan penelitian memanfaatkan bahan ini untuk eksperimen yang melibatkan sintesis senyawa heterosiklik dan analisis logam berat. Ketersediaannya di pasar lokal membuatnya mudah diakses oleh peneliti dan mahasiswa.
Brosur TCI (PDF)
- Ligands 2025-12-01 · hal. 14
Produk TCI terkait
- Reaksi sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat dan bahan kimia
- Pembentukan kompleks logam transisi dalam studi reaktivitas kimia
- Analisis kualitatif logam berat melalui metode spektroskopi
- Pengendapan senyawa dalam proses isolasi dan purifikasi
- Penelitian tentang sifat ligan dalam kimia koordinasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3002-77-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan cahaya langsung dan jauhkan dari bahan kimia yang bersifat oksidatif. Gunakan sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk menghindari kontak langsung. Pastikan area penyimpanan memiliki ventilasi yang baik dan tidak terbuka untuk mencegah risiko kebocoran atau kontaminasi.
—
