Methyl 2-Methyl-4-nitrobenzoate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini memiliki struktur molekul yang kompleks dan berperan sebagai bahan baku dalam pembuatan senyawa lain yang memiliki aplikasi luas, seperti obat-obatan, bahan kimia industri, dan bahan tambahan pangan. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai komponen utama dalam reaksi substitusi elektrofilik dan reaksi oksidasi.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah bereaksi dengan berbagai reagen seperti asam, basa, dan logam alkali. Karena struktur molekulnya yang memiliki gugus nitro, senyawa ini juga memiliki polaritas yang tinggi, sehingga memudahkan proses pemisahan dan isolasi dalam prosedur laboratorium. Karena sifat kimianya yang khas, senyawa ini dipilih sebagai bahan baku untuk reaksi yang memerlukan kestabilan dan reaktivitas yang terkendali.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam program studi kimia, farmasi, dan teknologi makanan. Bahan ini menjadi bagian penting dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi industri dan medis. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan yang diperlukan tanpa harus mengimpor dari luar negeri.
- Reaksi sintesis senyawa aromatik untuk pengembangan obat-obatan
- Pembuatan bahan tambahan pangan dengan sifat preservatif
- Penelitian kimia organik dalam program studi farmasi
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia industri
- Proses pemisahan dan isolasi senyawa kompleks dalam analisis kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 62621-09-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung. Karena bersifat kimia yang aktif, sebaiknya disimpan dalam lingkungan yang tidak berdebu dan terhindar dari paparan bahan kimia lain yang dapat bereaksi. Selama penyimpanan, pastikan wadah tidak terbuka dan ditempatkan di area yang aman untuk menghindari risiko kecelakaan atau kontaminasi.
—
