Monensin Sodium Salt TCI M2573 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium terutama dalam bidang biokimia dan farmakologi. Bahan ini memiliki fungsi sebagai antibiotik yang bekerja dengan cara menghambat pertumbuhan bakteri tertentu. Monensin Sodium Salt sering digunakan dalam penelitian mikrobiologi untuk mengontrol pertumbuhan bakteri yang tidak diinginkan dalam lingkungan laboratorium.
Monensin Sodium Salt memiliki sifat stabil dalam kondisi tertentu dan dapat larut dalam pelarut organik. Karena sifat ini, bahan ini mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan proses pemurnian. Keunggulan utama dari bahan ini adalah kemampuannya untuk mempertahankan aktivitas biologisnya dalam jangka waktu yang relatif lama, sehingga memudahkan proses penelitian.
Di laboratorium Indonesia, Monensin Sodium Salt digunakan secara luas dalam penelitian terkait antibiotik, mikrobiologi, dan biokimia. Bahan ini menjadi pilihan utama karena ketersediaannya dan kualitasnya yang memenuhi standar internasional. Peneliti di berbagai institusi riset di Indonesia sering memanfaatkan bahan ini untuk eksperimen yang memerlukan penghambatan bakteri secara selektif.
- Penelitian antibiotik untuk menguji efektivitas senyawa terhadap bakteri patogen
- Eksperimen mikrobiologi untuk mengontrol pertumbuhan bakteri dalam lingkungan laboratorium
- Pengujian aktivitas biokimia dalam reaksi enzimatik dan metabolisme
- Penelitian farmakologi untuk mengevaluasi efek farmakologis senyawa pada sel
- Penggunaan dalam proses pemurnian bahan aktif farmasi untuk pengembangan obat
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 22373-78-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Antibiotics |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya langsung |
Monensin Sodium Salt harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya matahari langsung untuk mempertahankan kualitasnya. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam suhu kamar, tidak terlalu panas atau dingin. Dalam penggunaan, pastikan wadah tetap tertutup untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Selalu gunakan sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk menjaga keamanan dan kesehatan.
- European Food Safety Authority (EFSA) (2007). Compatibility of the microbial product 035, a preparation of Bacillus subtilis, with lasalocid sodium, maduramicin ammonium, monensin sodium, narasin, salinomycin sodium and semduramicin sodium - Scientific Opinion of the Panel on Additives and Products o. EFSA Journal doi:10.2903/j.efsa.2007.575
- European Food Safety Authority (EFSA) (2009). Compatibility of the microbial product 035 (Bacillus subtilis) with lasalocid sodium, maduramicin ammonium, monensin sodium, narasin, salinomycin sodium and semduramicin sodium. EFSA Journal doi:10.2903/j.efsa.2009.1096
- Lawrence (1993). Use of monensin sodium in sheep feeds. Veterinary Record doi:10.1136/vr.133.20.508
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
