2-Methoxy-4-nitrobenzonitrile adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium untuk membangun struktur molekul kompleks melalui reaksi substitusi dan reaksi lainnya. Sebagai building block, senyawa ini memiliki peran penting dalam pengembangan senyawa baru, termasuk obat-obatan, bahan kimia industri, dan bahan baku untuk senyawa heterosiklik.
Dengan struktur kimia yang sederhana namun sangat reaktif, 2-Methoxy-4-nitrobenzonitrile memiliki keunggulan dalam berbagai reaksi kimia. Gugus nitro dan nitril memberikan sifat elektronik yang memungkinkan senyawa ini berperan sebagai donor atau akseptor elektron. Karakteristik ini menjadikannya pilihan utama dalam sintesis senyawa yang membutuhkan modifikasi elektronik atau reaktivitas tinggi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama di institusi pendidikan tinggi dan pusat penelitian. Bahan ini sangat relevan untuk proyek yang fokus pada sintesis senyawa baru atau modifikasi struktur molekul. Ketersediaannya dalam kemasan kecil memudahkan penggunaan dalam skala laboratorium.
- Sintesis senyawa heterosiklik yang memerlukan substitusi elektronik
- Pengembangan bahan kimia industri melalui reaksi nitril dan nitro
- Penelitian farmakologi untuk modifikasi struktur obat
- Reaksi kimia organik yang membutuhkan gugus nitril aktif
- Analisis struktur molekul melalui reaksi substitusi dan reaktivitas
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 101084-96-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan dalam ruangan sejuk dan kering sangat dianjurkan. Karena sifat kimia yang reaktif, senyawa ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk menghindari risiko kecelakaan kimia.
—
