2-Methylquinoline-6-carboxylic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam kategori heterociklik, yang merupakan bagian penting dari kimia organik. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan dasar atau building block untuk pembuatan senyawa dengan struktur kompleks, seperti obat, bahan kimia industri, atau senyawa analitik.
Senyawa ini memiliki struktur molekul yang stabil dan reaktivitas yang cukup tinggi, sehingga memungkinkan reaksi kimia yang beragam. Karena struktur heterosikliknya, senyawa ini memiliki kekhasan dalam reaktivitas dan kemampuan untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional. Karena sifat tersebut, senyawa ini dipilih sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa dengan fungsi spesifik.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmasi dan kimia analitik. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk eksperimen yang memerlukan bahan dasar dengan struktur kompleks dan reaktivitas tinggi.
- Sintesis senyawa obat dengan struktur heterosiklik yang kompleks
- Pembuatan senyawa analitik untuk uji kimia dan farmakologi
- Reaksi kimia untuk pengembangan bahan kimia industri
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa organik
- Pengembangan bahan kimia yang memiliki sifat spesifik untuk aplikasi tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 635-80-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan ditempatkan di area yang sejuk serta kering. Karena sifat kimianya, senyawa ini perlu dihindari dari paparan cahaya langsung dan kelembapan berlebihan. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia disarankan. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
—
