19-Maleimido-17-oxo-4,7,10,13-tetraoxa-16-azanonadecanoic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi biokimia dan biomedis. Senyawa ini memiliki struktur kompleks yang mencakup rantai polietilen glikol (PEG) dan gugus maleimida. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk proses PEGylation, yaitu modifikasi molekul biologis dengan menambahkan rantai PEG untuk meningkatkan stabilitas, kelarutan, dan pengurangan imunogenisitas.
Senyawa ini memiliki sifat reaktivitas tinggi terutama pada gugus maleimida, yang memungkinkan ikatan kovalen dengan molekul lain seperti protein, peptida, atau lipid. Karakteristik ini menjadikannya sangat populer dalam penelitian terkait modifikasi molekuler dan pengembangan obat. Karena sifat reaktivitas dan kemampuannya untuk membentuk ikatan kovalen, senyawa ini dipilih sebagai bahan baku utama dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian terapan seperti pengembangan vaksin, terapi biologis, dan modifikasi molekul untuk aplikasi medis. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk memperluas pengetahuan dalam bidang biokimia dan farmakologi.
- PEGylation protein untuk meningkatkan stabilitas dan kelarutan dalam larutan
- Modifikasi molekul biologis untuk meningkatkan efektivitas terapi
- Penelitian tentang pengikatan kovalen antara molekul biologis dan senyawa kimia
- Pengembangan obat yang memiliki sifat anti-imunogenik
- Eksperimen biokimia untuk studi interaksi molekuler
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1263045-16-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > PEGylation |
| Ukuran kemasan | 25mg, 100mg |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup dan terlindung dari cahaya serta kelembapan. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Dalam penggunaan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Jika terkena, segera bilas dengan air mengalir dan konsultasikan dengan tenaga medis jika diperlukan.
—
