4-Methoxy-1-naphthoic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur aromatik dengan gugus metoksil yang memberikan sifat reaktif dan stabilitas tertentu. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar atau building block untuk membangun molekul yang lebih kompleks, terutama dalam bidang sintesis organik.
Karena memiliki struktur aromatik dan gugus fungsional yang reaktif, 4-Methoxy-1-naphthoic Acid menjadi pilihan yang menarik dalam reaksi substitusi, esterifikasi, dan reaksi lainnya. Sifat kimianya yang stabil dalam kondisi tertentu memungkinkan penggunaannya dalam berbagai kondisi laboratorium. Selain itu, senyawa ini juga mudah ditemukan dan tersedia dalam berbagai kemasan, sehingga memudahkan peneliti dalam penggunaannya.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis senyawa organik dan pengembangan produk farmasi. Peneliti lokal sering memanfaatkan senyawa ini sebagai bahan baku untuk eksperimen yang memerlukan keakuratan dan konsistensi. Ketersediaannya di pasar lokal juga memudahkan para ilmuwan dalam pengadaan bahan yang diperlukan.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa organik kompleks yang membutuhkan bahan dasar dengan struktur aromatik
- Reaksi esterifikasi untuk pembuatan senyawa ester yang memiliki sifat tertentu
- Pengembangan produk farmasi dengan senyawa aktif yang memerlukan modifikasi struktur
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik dalam kondisi tertentu
- Pembuatan senyawa intermediet untuk proses sintesis molekul biologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 13041-62-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
4-Methoxy-1-naphthoic Acid harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam laboratorium, senyawa ini sebaiknya disimpan di tempat yang kering dan dingin. Penggunaan masker dan sarung tangan disarankan untuk menjaga keselamatan.
—
