TCI M3092 Methenolone Enanthate adalah reagen riset farmasi berupa ester enantat dari metenolon, suatu senyawa steroid anabolik-androgenik yang dalam konteks laboratorium diposisikan sebagai bahan rujukan untuk keperluan eksperimental semata. Senyawa ini banyak dimanfaatkan sebagai material pembanding dalam pengembangan metode analisis, kajian metabolisme in vitro, serta penelitian endokrinologi dasar. Kehadirannya di rak laboratorium membantu peneliti memastikan bahwa instrumen, kolom, dan prosedur preparasi sampel mereka benar-benar mampu mendeteksi dan memisahkan golongan steroid ester rantai panjang dengan tingkat keterulangan yang memadai. Produk ini bukan sediaan obat dan tidak ditujukan untuk penggunaan pada manusia maupun hewan.
Karakteristik yang membuat senyawa ini dipilih terletak pada gugus ester enantat berantai tujuh karbon yang secara signifikan meningkatkan sifat lipofilik dibandingkan bentuk steroid bebasnya. Sifat tersebut membuatnya mudah dilarutkan dalam pelarut organik seperti metanol, etanol, aseton, maupun dimetil sulfoksida, sehingga penyiapan larutan induk untuk kurva kalibrasi menjadi praktis. Kerangka androstanon yang khas juga menghasilkan pola fragmentasi spektrometri massa dan sinyal resonansi magnet inti yang mudah dikenali, sehingga identifikasi dan konfirmasi struktur dapat dilakukan dengan tingkat keyakinan tinggi. Konsistensi antar lot dari TCI menjadi nilai tambah bagi laboratorium yang menuntut ketertelusuran data.
Di Indonesia, reagen semacam ini umumnya digunakan oleh laboratorium forensik, laboratorium pengujian mutu sediaan farmasi, unit penelitian perguruan tinggi bidang farmasi dan kedokteran, serta fasilitas yang menangani pengujian zat terlarang dalam olahraga. Kemasan kecil 200 mg sangat sesuai untuk kebutuhan standar analitik yang pemakaiannya dalam skala miligram, sedangkan kemasan 1 g melayani laboratorium dengan volume pengujian rutin lebih besar. Pengadaan dan penggunaannya perlu mengikuti ketentuan perizinan bahan terkendali yang berlaku di institusi masing-masing.
- Pengembangan dan validasi metode LC-MS/MS, karena senyawa ini menyediakan pola transisi ion yang stabil sehingga cocok dijadikan analit model saat menyusun parameter deteksi steroid ester.
- Penyusunan kurva kalibrasi analitik, sebab kelarutannya yang baik dalam pelarut organik memudahkan pembuatan larutan induk dan deret pengenceran dengan akurasi konsentrasi yang terjaga.
- Studi metabolisme in vitro menggunakan mikrosom hati, karena strukturnya memungkinkan peneliti menelusuri jalur hidrolisis ester dan reaksi oksidatif pada kerangka steroid secara terukur.
- Penelitian reseptor androgen tingkat dasar, karena senyawa ini kerap dijadikan ligan pembanding untuk mengevaluasi afinitas relatif dan respons seluler dalam sistem uji terkontrol.
- Uji kesesuaian sistem kromatografi, mengingat sifat retensinya yang panjang pada fase terbalik membantu memverifikasi performa kolom, tekanan sistem, dan bentuk puncak sebelum analisis sampel nyata.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog M3092 |
|---|---|
| Nomor CAS | 303-42-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Pharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use) |
| Ukuran kemasan | 200 mg dan 1 g |
| Bentuk fisik | padatan pada suhu ruang; rincian lot mengacu pada CoA produsen |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya |
Simpan wadah dalam keadaan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan gelap, sebaiknya di dalam lemari pendingin laboratorium yang terkunci karena sifat produk sebagai bahan riset terkendali. Gunakan wadah kaca amber atau wadah asli produsen untuk menghindari paparan cahaya dan serapan uap air. Lakukan penimbangan di area berventilasi baik atau lemari asam, dengan alat pelindung diri berupa sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan kacamata pelindung. Hindari pembentukan debu saat penanganan, jangan sampai terhirup, dan catat setiap pengambilan dalam logbook penggunaan bahan. Bersihkan spatula serta area timbang setelah dipakai, dan kelola limbah melalui jalur pengolahan limbah bahan kimia institusi.
- ÖZDEMİR dkk. (2019). The Effects of Methenolone Enanthate Supplement with Exercise on Rats’ Bones. Turkish Journal of Sport and Exercise doi:10.15314/tsed.555433
- Frankle dkk. (1990). The Effects of Testosterone Propionate and Methenolone Enanthate on the Healing of Humeral Osteotomies in the Wistar Rat. Journal of Investigative Surgery doi:10.3109/08941939009140340
- Gürses dkk. (2024). Evaluation of Methenolone Enanthate Efficacy in Preventing MRONJ : A Randomized Trial on Rats. Journal of Oral Pathology & Medicine doi:10.1111/jop.13574
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
